Optimalkan Transformasi Digital, Ketua Tim Humas Kemenag Sulteng Hadiri Creative Booster di Makassar
Ket: Foto bersama
MAKASSAR (Kemenag Sulteng)– Ketua Tim Humas, Data, dan Informasi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Hasbianto, menghadiri kegiatan Creative Booster Kehumasan yang diselenggarakan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini berlangsung di M Regency Hotel, Makassar, mulai tanggal 15 hingga 17 April 2026.

Kegiatan yang diikuti oleh pengelola kehumasan dari berbagai wilayah Indonesia Timur dan Internal Kanwil Kemenag Sulsel ini dirancang untuk memperkuat kapasitas praktisi humas dalam menghadapi tantangan komunikasi publik di era digital. Fokus utama pelatihan meliputi pengembangan konten kreatif, manajemen media sosial, hingga strategi komunikasi krisis yang lebih adaptif.
Hasbianto menyampaikan bahwa partisipasi dalam forum ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat citra institusi, khususnya di lingkungan Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah. Menurutnya, humas saat ini tidak hanya bertindak sebagai penyampai informasi, tetapi harus mampu menjadi produser konten yang edukatif dan inspiratif bagi masyarakat.
"Kehadiran kami di sini adalah untuk menyerap berbagai teknik baru dalam pengemasan informasi. Kita ingin program-program Kemenag di Sulawesi Tengah dapat tersampaikan dengan gaya yang lebih segar, kreatif, dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat melalui transformasi digital," ujar Hasbianto di sela-sela kegiatan.
Selama tiga hari, para peserta menerima materi intensif dari Kepala Biro dan Tim Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag RI serta para pakar komunikasi dan praktisi media.
Beberapa poin krusial yang dibahas meliputi teknik storytelling visual, optimalisasi kecerdasan buatan (AI) untuk produksi konten, serta penguatan sinergi antarunit humas di bawah naungan Kementerian Agama.
Dengan partisipasi aktif ini, Humas Kanwil Kemenag Sulteng berkomitmen untuk segera mengimplementasikan hasil dari Creative Booster guna meningkatkan kualitas layanan informasi publik yang lebih transparan dan akuntabel di Sulawesi Tengah.