Logo
25 Mei 2026 15:45:0 260

Harlah ke-3 IPARI, Kakan Kemenag Banggai Tekankan Peran Penyuluh dalam Merawat Kerukunan Umat

Ket: Kakan Kemenag Banggai Drs. H. Suardi Kandjai, M.Pd


Banggai (Kemenag Sulteng). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Suardi Kandjai menegaskan bahwa Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) harus terus menjadi garda terdepan dalam merawat kerukunan umat beragama di tengah masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-3 IPARI yang digelar di halaman Kantor Kemenag Banggai. Senin (25/5/2026).

Kakan Kemenag Banggai menyampaikan bahwa meskipun usia IPARI secara nasional baru menginjak tiga tahun, namun kiprah IPARI di Kabupaten Banggai telah menunjukkan kematangan dalam menjalankan tugas dan pengabdian di tengah masyarakat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, Drs. H. Suardi Kandjai, M.Pd Saat Memberikan Sambutan

“Jika dianalogikan seperti bayi berusia tiga tahun tentu masih dalam tahap belajar. Namun IPARI di Kabupaten Banggai sudah menjelma layaknya remaja yang terus bergerak melaksanakan peradaban dan memberikan kontribusi besar bagi Kementerian Agama, khususnya dalam merawat kerukunan umat beragama,” ujarnya.

Ia mengatakan, tema Harlah IPARI tahun ini yakni “IPARI Merawat Negeri” sangat relevan dengan tugas dan fungsi penyuluh agama sebagai pelayan umat yang hadir memberikan solusi dan pendampingan di tengah masyarakat.

Menurutnya, berbagai terobosan yang dilakukan IPARI Banggai patut diapresiasi, di antaranya kerja sama lintas sektor melalui penandatanganan sejumlah MOU, program pelayanan keagamaan di rumah sakit hingga gerakan penghijauan bersama Dinas Perkebunan sebagai bentuk implementasi program ekoteologi Kementerian Agama.

“Penghijauan yang dilakukan hari ini merupakan bagian dari implementasi Asta Protas Menteri Agama RI melalui ekologi dan penghijauan lingkungan. Ini menjadi amal jariyah yang manfaatnya akan terus dirasakan generasi mendatang,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, beliau juga menekankan pentingnya peran penyuluh agama dalam menjaga toleransi dan kerukunan umat beragama, khususnya terkait persoalan pendirian rumah ibadah yang belakangan menjadi perhatian di beberapa wilayah.

Ia meminta seluruh penyuluh agama aktif melakukan pembinaan di wilayah binaannya serta segera melaporkan setiap persoalan yang muncul di lapangan agar dapat ditindaklanjuti bersama.

“Kita harus menjadi penyampai pesan-pesan toleransi sebagaimana yang selalu disampaikan Menteri Agama. Semakin banyak rumah ibadah, maka semakin banyak umat yang tersadarkan untuk menjauhi tindakan anarkis dan menjaga nilai-nilai agama,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Seksi Bimas Islam, Zaenal Abidin dalam sambutannya menyampaikan bahwa ada tiga fokus utama yang menjadi pijakan dalam peringatan Harlah IPARI tahun ini, yakni penguatan literasi, penguatan moderasi beragama dan penguatan ekoteologi sebagai bagian dari pengabdian penyuluh agama di era modern.

Ia juga mengapresiasi berbagai karya dan inovasi yang telah dihasilkan IPARI Kabupaten Banggai, termasuk pemanfaatan teknologi digital dan aplikasi komputer dalam mendukung tugas-tugas penyuluhan agama.

Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Banggai, H. Zaenal Abidin, S.Ag.,M.Ag saat memberikan sambutan

“Saya sangat bangga atas terbitnya beberapa karya prestisius yang dihasilkan IPARI Kabupaten Banggai. Ini tentu patut diapresiasi dan saya akan memberikan reward kepada penyuluh agama yang terus berkarya,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya literasi dalam membangun pola pikir penyuluh agama yang moderat dan inklusif. Menurutnya, kedalaman literatur sangat berpengaruh terhadap cara pandang dan sikap seseorang dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan.

“Kita tidak bisa membangun kerukunan umat beragama kalau memiliki kedangkalan literatur. Ketika literasi lemah, maka akan muncul klaim kebenaran mutlak dan sikap mudah menyalahkan orang lain,” tegasnya.

Ia menambahkan, penyuluh agama harus mampu menjadi pengayom seluruh umat dengan cara berpikir terbuka dan mengedepankan sikap inklusif dalam kehidupan bermasyarakat.

“Ruang-ruang suci bukan hanya milik satu agama. Cara kita menyembah Tuhan memang berbeda, tetapi keharmonisan bangsa ini dapat terus terjaga melalui penguatan moderasi beragama dan peran aktif penyuluh agama,” lanjutnya.

Menutup sambutannya, Kasi Bimas Islam Kemenag Banggai mengajak seluruh penyuluh agama untuk terus bergerak bersama dan memperkuat solidaritas organisasi demi mendukung kemajuan Kementerian Agama dan masyarakat Kabupaten Banggai.

“Bergerak bersama, tumbuh bersama melalui gerakan kolektif dan kolegial. Insya Allah IPARI akan menjadi kekuatan besar dalam menopang pelayanan keagamaan di Kabupaten Banggai,” pungkasnya.Top of Form

Ketua IPARI Banggai, Zuhra dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-3 IPARI Kabupaten Banggai dirangkaikan dengan sejumlah kegiatan, di antaranya aksi penanaman pohon di lingkungan Kantor Kemenag Banggai Bukit Halimun, donor darah yang melibatkan penyuluh agama dan ASN Kemenag Banggai, serta gerakan literasi. Ia juga mengungkapkan bahwa saat ini telah terbit dua tulisan bertema Kisah Inspiratif Penyuluh Agama Merawat Indonesia karya Ketua IPARI Banggai, Zuhra dan Penyuluh Agama Islam KUA Moilong, Abdul Rahman Patiwi.

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen IPARI dalam mendukung program ekoteologi Kementerian Agama sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial, kemanusiaan dan literasi di tengah masyarakat.

Ketua IPARI Banggai, Zuhra, S.Ag 
Penyerahan bibit pohon tersebut sebagai simbol dukungan terhadap gerakan penghijauan dan implementasi program ekoteologi Kementerian Agama.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Bersama Kepala Kantor Kementerian Haji & Umrah, Kepala Seksi Bimas Islam, Para Kepala KUA dan Penyuluh Lintas Agama dilingkungan Kemenag Banggai
Kegiatan donor darah menjadi salah satu rangkaian dalam memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-3 Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Banggai sebagai bentuk kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan para penyuluh agama bersama ASN Kemenag Banggai.
Kegiatan donor darah menjadi salah satu rangkaian dalam memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-3 Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Kabupaten Banggai sebagai bentuk kepedulian sosial dan aksi kemanusiaan para penyuluh agama bersama ASN Kemenag Banggai.
Tags: Bimas Islam

Editor: -
Fotografer: Fitriani S.I.Kom

HUBUNGI KAMI

JL. Prof Moh Yamin, Birobuli Utara, Kec. Palu Selatan Kota Palu, Sulawesi Tengah 94231

0811-5880-7272

kanwilsulteng@kemenag.go.id

TAUTAN TERKAIT

CHAT KAMI (Klik Sekarang)

Beranda

Download Informasi Penting

PPID

Permohonan Data

IKUTI KAMI
Statistik Pengunjung
👤 User Aktif (Realtime)
0
📅 Total Hari Ini 0
🗓️ Total Bulan Ini 1,773
🌍 Total Keseluruhan 398,461

Delay data User Aktif (10 detik - 1 menit)

Delay data Total (1 jam - 24 jam)



2023 © Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah HTML Codex