Logo
25 Mei 2026 16:47:0 335

BP4 Kota Palu Diharapkan Jadi Benteng Ketahanan Keluarga

Ket: Pengurus BP4 Kota Palu Masa Bakti 2026–2031 berfoto bersama usai pelantikan di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Senin (25/5/2026).


Palu (Kemenag Sulteng) - Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kota Palu resmi memiliki kepengurusan baru masa bakti 2026–2031 setelah dilantik Ketua BP4 Provinsi Sulawesi Tengah, Sagaf S. Pettalongi, di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Senin (25/5/2026). Pelantikan yang disaksikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, Junaidin, itu menjadi momentum penguatan peran BP4 dalam menekan angka perceraian dan memperkuat ketahanan keluarga di Kota Palu.

Kepengurusan BP4 Kota Palu yang baru dipimpin Hilal Malarangan sebagai ketua. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Ahmad Hasni, Kepala Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah, Irwan, Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Palu, Burhan Munawir, para kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri, serta jajaran ASN di lingkungan Kementerian Agama Kota Palu.

Pelantikan BP4 dinilai penting di tengah tingginya angka perceraian di Kota Palu yang didominasi perkara cerai gugat dari pihak istri. Kondisi itu tidak hanya berdampak terhadap pasangan suami istri, tetapi juga memengaruhi ketahanan sosial masyarakat dan tumbuh kembang anak.

Ketua BP4 Kota Palu, Hilal Malarangan, mengatakan persoalan keluarga tidak cukup diselesaikan melalui pendekatan administratif dan hukum semata. Menurut dia, pendekatan sosial dan budaya perlu diperkuat untuk mengembalikan nilai-nilai keluarga di tengah masyarakat.

“Palu menjadi salah satu kota dengan angka perceraian yang cukup tinggi, dan mayoritas adalah cerai gugat dari pihak perempuan. Karena itu pendekatan kultural dan pendekatan daerah sangat penting untuk mengembalikan nilai-nilai sosial di tengah masyarakat,” ujarnya.

Hilal menilai BP4 harus membangun kolaborasi lebih luas dengan berbagai pihak, termasuk Pengadilan Agama, KUA, dan Bimas Islam, agar fungsi mediasi, penasihatan, dan pembinaan keluarga dapat berjalan maksimal. Ia juga menekankan pentingnya pendampingan masyarakat dalam persoalan isbat nikah dan penyelesaian konflik rumah tangga.

Kepala Kemenag Kota Palu, Ahmad Hasni, berharap BP4 dapat menjadi ruang penguatan keluarga sekaligus benteng pertahanan pernikahan di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

“BP4 harus menjadi benteng pernikahan di Kota Palu. Kehadiran BP4 diharapkan mampu memberikan pembinaan, pendampingan, dan solusi terhadap persoalan keluarga sehingga tercipta rumah tangga yang harmonis dan berkualitas,” katanya.

Sementara itu, Ketua BP4 Sulawesi Tengah, Sagaf S. Pettalongi, menilai ketahanan keluarga memiliki hubungan erat dengan kekuatan sosial masyarakat. Ia menyebut hampir seluruh daerah di Sulawesi Tengah masih menghadapi tingginya angka cerai gugat yang dipicu persoalan ekonomi dan kekerasan dalam rumah tangga.

“Kalau keluarga baik dan kuat, maka sosial kultur masyarakat juga akan kuat. Hampir seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Tengah didominasi kasus cerai gugat dari pihak istri. Faktor yang paling dominan adalah kekerasan dalam rumah tangga dan persoalan ekonomi,” jelasnya.

Menurut Sagaf, BP4 perlu menyesuaikan pola pembinaan keluarga dengan perkembangan generasi muda yang sangat dekat dengan media sosial. Karena itu, pemanfaatan platform digital dinilai penting agar edukasi keluarga dapat menjangkau masyarakat lebih luas.

“Generasi Z sangat familier dengan media sosial. Maka sosialisasi ke depan harus dimaksimalkan melalui media sosial agar pesan pembinaan keluarga bisa lebih efektif diterima masyarakat,” tambahnya.

Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Sulawesi Tengah, Junaidin, menegaskan penguatan keluarga merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden, khususnya dalam membangun lingkungan sosial yang kuat melalui ketahanan keluarga.

“BP4 merupakan bagian dari implementasi Asta Cita Presiden. Di dalamnya terdapat penguatan lingkungan, termasuk lingkungan keluarga. Karena itu kami berharap pengurus yang baru dilantik dapat langsung bergerak memberikan aksi nyata di tengah masyarakat,” ujar Junaidin.

Ia meminta BP4 aktif melakukan sosialisasi kepada remaja usia nikah guna mencegah pernikahan dini dan memperkuat program bimbingan pra nikah maupun pasca nikah bersama KUA dan Bimas Islam. Selain itu, Junaidin juga menyinggung program ekoteologi Kementerian Agama dengan mendorong calon pengantin memiliki kepedulian terhadap lingkungan melalui gerakan menanam pohon.

Melalui kepengurusan baru tersebut, BP4 Kota Palu diharapkan mampu menghadirkan layanan konseling, edukasi, dan mediasi keluarga yang lebih responsif terhadap tantangan zaman. Di tengah meningkatnya persoalan sosial keluarga, BP4 diharapkan tidak hanya hadir sebagai lembaga formal, tetapi juga menjadi ruang pendampingan masyarakat dalam membangun keluarga yang harmonis, kuat, dan berkelanjutan.

Ketua BP4 Kota Palu, Hilal Malarangan, menyampaikan sambutan sekaligus menyoroti tingginya angka perceraian di Kota Palu pada Pelantikan Pengurus BP4 Kota Palu Masa Bakti 2026–2031 di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Palu,
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Ahmad Hasni, memberikan sambutan dan berharap BP4 menjadi benteng ketahanan keluarga dalam menekan angka perceraian di Kota Palu.
Ketua BP4 Provinsi Sulawesi Tengah, Sagaf S. Pettalongi, memberikan arahan pada pelantikan Pengurus BP4 Kota Palu serta menekankan pentingnya penguatan keluarga sebagai pondasi sosial masyarakat.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Junaidin, menyampaikan arahan sekaligus mendorong BP4 aktif melakukan edukasi keluarga dan pencegahan pernikahan dini di tengah masyarakat.
Prosesi pelantikan Pengurus BP4 Kota Palu Masa Bakti 2026–2031 oleh Ketua BP4 Provinsi Sulawesi Tengah, Sagaf S. Pettalongi, disaksikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Junaidin, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Ahmad Hasni, dan seluruh hadirin di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Palu,
Ketua BP4 Provinsi Sulawesi Tengah, Sagaf S. Pettalongi, menyerahkan bendera BP4 kepada Ketua BP4 Kota Palu sebagai simbol resmi pelantikan dan amanah kepengurusan BP4 Kota Palu Masa Bakti 2026–2031.
Pengurus BP4 Kota Palu Masa Bakti 2026–2031 berfoto bersama usai pelantikan di Aula Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Senin (25/5/2026).


 


Editor: -
Fotografer: Madya Ashari

HUBUNGI KAMI

JL. Prof Moh Yamin, Birobuli Utara, Kec. Palu Selatan Kota Palu, Sulawesi Tengah 94231

0811-5880-7272

kanwilsulteng@kemenag.go.id

TAUTAN TERKAIT

CHAT KAMI (Klik Sekarang)

Beranda

Download Informasi Penting

PPID

Permohonan Data

IKUTI KAMI
Statistik Pengunjung
👤 User Aktif (Realtime)
0
📅 Total Hari Ini 443
🗓️ Total Bulan Ini 2,558
🌍 Total Keseluruhan 366,636

Delay data User Aktif (10 detik - 1 menit)

Delay data Total (1 jam - 24 jam)



2023 © Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah HTML Codex