Pengukuhan BP4 Morowali Dorong Penguatan Keluarga Lebih Terarah dan Solutif
Ket: Kakanwil Kemenag Sulteng Junaidin (ketiga dari kanan) bersama Kepala Kemenag Morowali Marwiah (kedua dari kanan) pada pengukuhan BP4 Morowali, Senin (20/4/2026).
Morowali (Kemenag Sulteng) – Penguatan ketahanan keluarga di Kabupaten Morowali terus diperkuat melalui pengukuhan Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) yang digelar di MTsN 1 Morowali, Senin (20/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemebag) Sulteng Junaidin, Kepala Kemenag Morowali Marwiah, serta unsur pemerintah daerah dan tokoh masyarakat.
Dalam arahannya, Kakanwil Junaidin menyampaikan bahwa BP4 memiliki posisi penting dalam membangun fondasi keluarga yang kuat sebagai bagian dari upaya menyiapkan generasi masa depan. Ia menilai keberadaan BP4 harus mampu bergerak lebih dari sekadar organisasi, tetapi hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan rumah tangga.
"BP4 ini embrionya sejalan dengan visi besar pembangunan nasional. Harus menjadi pelopor dalam menyiapkan generasi emas melalui keluarga yang kuat dan harmonis," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa peran BP4 perlu diperkuat agar mampu menjawab dinamika sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kemenag Morowali Marwiah menyebut penguatan BP4 merupakan bagian dari langkah konkret dalam merespons tantangan sosial yang dihadapi keluarga saat ini. Menurutnya, kondisi keluarga memiliki dampak langsung terhadap berbagai aspek kehidupan masyarakat.
"Penguatan BP4 merupakan bagian dari upaya nyata dalam menjawab tantangan sosial di tengah masyarakat," katanya.
Ia menjelaskan bahwa keluarga yang harmonis akan berpengaruh pada stabilitas sosial, pendidikan anak, hingga kerukunan umat beragama, sehingga pembinaan keluarga perlu dilakukan secara berkelanjutan dan terarah.
Senada dengan itu, Ketua BP4 Provinsi Sulawesi Tengah Saggaf S. Pettalongi menyampaikan bahwa BP4 merupakan organisasi sosial keagamaan yang menjadi mitra strategis Kemenag dan pemerintah daerah. Keberadaannya diharapkan mampu menjembatani kebutuhan masyarakat dalam pembinaan keluarga yang berkualitas.
Menurutnya, BP4 diharapkan tidak hanya hadir sebagai wadah formal, tetapi benar-benar berfungsi dalam memberikan pendampingan dan solusi bagi masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri Staf Ahli Bupati Morowali Bidang Kemasyarakatan dan SDM, para pejabat Kanwil Kemenag Sulteng, Camat Bungku Tengah, serta berbagai unsur terkait lainnya, yang menunjukkan kuatnya dukungan lintas sektor.

