
Kepala MAN Tolitoli Hadiri Upacara Hari Pendidikan Nasional Di Lapangan Taman Gaukan Bantilan

Ket:
(MAN Tolitoli), Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) diperingati setiap tahunnya, Kepala Madrasah hadiri upacara Hardiknas di Lapangan taman kota gaukan bantilan,Jumat 13/5/2022.
Bupati Tolitoli Amran Yahya, mengajak masyarakat untuk mengembalikan semangat dan konsep KI Hadjar Dewantara bahwa sekolah harus menjadi tempat belajar yang menyenangkan, memiliki beberapa karakter, melibatkan semua komponen baik guru, Orangtua, siswa dalam proses pembelajarannya.
Lanjut Bupati sebuah wahana belajar yang membuat para pendidik merasakan mendidik sebagai sabuah kebahagiaan,sebuah wahana belajar yang membuat para peserta didik merasakan belajar sebagai sebuah kebahagiaan,pendidikan sebagai sebuah kegembiraan,pendidikan menumbuh kembangkan potensi peserta didik agar menjadi insan berkarakter pancasila.
Usai pelaksanaan upacara saat di wawancarai Humas, Kamad Muhammad A.Y. Rumi mengatakan kita harus mengajak semua elemen Masyrakat khususnya lingkup MAN Tolitoli untuk terlibat dalam mendorong Pendidikan menjadi gerakan semesta yaitu melibatkan semua elemen gerakan pencerdasan dan penumbuhan generasi berkarakter pancasila.Tujuan tersebut diharapkan pendidikan di Madrash menjadi sebuah pembelajaran yang tidak hanya sekedar mengejar kecerdasan semata tapi lebih menjurus kepada Pendidikan Moral untuk membangun generasi berkarakter pancasila tutur beliau.
Peringatan Hari Pendidikan Nasional diakhiri dengan memanjatkan Doa kepada Allah SWT, diselenggarakan Oleh Pemda Tolitoli.Turut meriahkan Drum Band MAN Tolitoli.
- 1 Pengumuman Seleksi Calon Anggota BAZNAS Periode 2025–2030
- 2 Pengumuman dan Pemanggilan Peserta Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural Perpindahan ke dalam Jabatan Fungsional Penyuluh Hukum melalui Perpindahan Dari Jabatan Lain (PDJL)
- 3 Penilaian Evaluasi Kinerja pada Aplikasi e-Kinerja BKN
- 4 Penawaran pelatihan Third Country Training Programme (TCTP) JICA-MTCP 2025: Cybersecurity in Digital Economy.
- 5 Panduan Kurikulum Berbasis Cinta