Sinkronisasi EMIS GTK, Kemenag Sulteng Tekankan Validitas Data
Ket: Kepala Bagian Tata Usaha, H. Moh. Taslim, S.Ag., M.M., yang juga Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng
Parigi Moutong (Kemenag Sulteng) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha, Moh. Taslim, yang juga Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, membuka kegiatan penyusunan data guru pada madrasah negeri, sinkronisasi data EMIS GTK, serta monitoring Penilaian Kinerja Guru (PKG) di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Parigi Moutong tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, Ketua Tim Guru, Ketua Tim Tenaga Kependidikan Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulteng, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Pendidikan Islam (Pendis), para kepala madrasah negeri, serta operator madrasah negeri se-Kabupaten Parigi Moutong.
Dalam arahannya, Moh. Taslim menekankan pentingnya keseriusan seluruh pengawas, kepala madrasah, dan operator dalam melakukan pendampingan serta penginputan data secara akurat dan valid. Menurutnya, validitas data EMIS GTK menjadi dasar utama dalam penyusunan kebijakan terkait kebutuhan dan pemerataan guru madrasah.
“Data yang valid menjadi fondasi penting dalam menentukan langkah strategis ke depan, khususnya terkait kebutuhan guru madrasah negeri. Dengan data yang akurat, kita dapat menyampaikan kondisi riil di lapangan kepada pemerintah pusat sebagai bahan pertimbangan kebijakan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, melalui validasi data EMIS GTK, pemerintah dapat mengetahui jumlah guru berdasarkan jenjang madrasah, status kepegawaian, hingga kondisi kekurangan maupun kelebihan jam mengajar di masing-masing satuan pendidikan.
Menurutnya, Kabupaten Parigi Moutong merupakan salah satu daerah dengan jumlah madrasah negeri yang cukup banyak di Sulawesi Tengah. Oleh karena itu, validitas data menjadi sangat penting agar seluruh kebutuhan dan kondisi madrasah dapat terakomodasi dengan baik.
Moh. Taslim juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kepala madrasah dan operator yang hadir dan menunjukkan keseriusan dalam mengikuti kegiatan tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh kepala madrasah yang mendampingi operatornya. Kegiatan ini sangat penting sebagai upaya bersama dalam menghadirkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.
Sementara itu, Katim SDM, Hukum, dan Kerja Sama Pengawasan Orang Asing Kanwil Kemenag Sulteng, Moh. Syarif, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil pemetaan data guru yang sebelumnya telah dilakukan bersama Bidang Pendidikan Madrasah beberapa bulan lalu.

Ia mengatakan, formasi CPNS maupun PPPK sebelumnya disusun berdasarkan data EMIS yang diinput oleh masing-masing satuan kerja atau madrasah melalui operator. Namun, saat proses eksekusi dan penerbitan SK dilakukan, ditemukan adanya ketidaksesuaian antara data dalam sistem dengan kondisi nyata di lapangan.
“Karena itu, sinkronisasi dan validasi data menjadi sangat penting agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil madrasah,” jelasnya.
Kegiatan serupa direncanakan akan kembali dilaksanakan di Kabupaten Tolitoli pada hari berikutnya sebagai bagian dari upaya Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah dalam memperkuat validitas data guru madrasah di daerah.

.jpeg)
