Kukuhkan Pengurus Pokjawas, Kemenag Donggala Tekankan Peran Pengawas Sebagai Pendamping Pendidikan
Ket: Foto bersama Kakan Kemenag usai pengukuhan
Donggala (Kemenag Sulteng) - Kantor Kementerian Agama Kabupaten Donggala mengukuhkan pengurus Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah dan Pokjawas Pendidikan Agama Islam (PAI) untuk periode 2026-2030 di Aula Kemenag Donggala pada Senin, 20/04/206. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran pimpinan, pengawas madrasah, serta pengawas PAI di lingkungan Kemenag Donggala.
Melalui pengukuhan ini, para pengurus Pokjawas resmi mulai menjalankan tugas pada periode berjalan, dengan fokus utama mendukung peningkatan mutu pendidikan di madrasah dan sekolah.
Kepala Kantor Kemenag Donggala, H. Haerolah Muh. Arief, mengatakan bahwa peran pengawas saat ini semakin penting, terutama di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sistem pendidikan. Oleh karena itu, pengawas dituntut untuk terus beradaptasi dan bekerja secara profesional.
Ia berharap pengukuhan ini dapat menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bersama. “Jabatan ini tidak hanya dipandang sebagai pemenuhan kewajiban semata, tetapi juga sebagai momentum untuk terus meningkatkan kualitas diri, berinovasi, serta aktif berkontribusi dalam setiap upaya peningkatan mutu pendidikan,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pengukuhan ini seharusnya menjadi motivasi bagi para pengawas untuk terus meningkatkan kemampuan dan berinovasi, bukan sekadar menjalankan tugas rutin.
Dalam kegiatan ini, para pengawas juga mendapatkan pembinaan yang bertujuan memperkuat kompetensi mereka dalam mendampingi kepala madrasah dan guru. Pembinaan tersebut mencakup supervisi akademik, manajemen sekolah, pemantauan delapan standar pendidikan, serta penyusunan laporan evaluasi untuk peningkatan mutu.
Selain itu, pengawas diharapkan mampu membantu satuan pendidikan dalam menerapkan Kurikulum Merdeka dan pengelolaan kinerja berbasis digital.
Di akhir arahannya, Kepala Kantor menegaskan bahwa pengawas harus hadir sebagai pendamping satuan pendidikan, bukan hanya sebagai pemeriksa administrasi. Pengawas diharapkan dapat mendorong terciptanya pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan, termasuk melalui pendekatan Kurikulum Berbasis Cinta.

.jpeg)
