Tonggak Baru Pendidikan Madrasah, Gedung RKB SBSN Pertama Hadir di Morowali
Ket: Serah terima aset oleh bapak Kakanwil kepada Kepala madrasah negeri morowali
Morowali (Kemenag Sulteng) - Pembangunan Gedung Ruang Kelas Belajar (RKB) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Morowali melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Tahun Anggaran 2025 resmi diserahterimakan. Proyek ini menjadi yang pertama di Kabupaten Morowali dalam pengembangan sarana dan prasarana madrasah, sekaligus menandai komitmen nyata pemerintah dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan berbasis keagamaan.
Momentum bersejarah ini berlangsung dalam kunjungan kerja perdana Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah ke Morowali sejak dilantik. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita dan serah terima pemanfaatan gedung di halaman MTsN Morowali. Senin (20/4/2026).
Dalam arahannya, Kakanwil menegaskan bahwa madrasah memiliki posisi strategis sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan moral peserta didik.
.jpeg)
“Madrasah mengajarkan kebenaran secara ilmiah sekaligus menanamkan nilai moral dan spiritual. Inilah yang menjadi kekuatan utama madrasah dibandingkan lembaga pendidikan umum,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur harus sejalan dengan peningkatan mutu pendidikan. Menurutnya, keberadaan gedung yang representatif harus diikuti dengan kualitas pembelajaran yang semakin baik.
“Jangan hanya berhenti pada pembangunan fisik. Mutu pendidikan harus meningkat agar output madrasah benar-benar berkualitas dan berdaya saing,” tegasnya.
Pembangunan Gedung RKB MTsN Morowali merupakan bagian dari program strategis SBSN yang mencakup perencanaan, konstruksi fisik, pengawasan, administrasi pengelolaan, hingga pengadaan peralatan dan mesin. Seluruh tahapan dilaksanakan secara akuntabel dengan realisasi anggaran mencapai 100 persen.
Pekerjaan dimulai pada 10 Maret 2025 dan selesai pada 5 Oktober 2025 dengan durasi 210 hari kalender sesuai rencana.
Di tingkat nasional, prasasti peresmian telah lebih dahulu ditandatangani oleh Menteri Agama Republik Indonesia saat kunjungan kerja di Kota Palu sebagai simbol peresmian. Adapun di daerah, kegiatan ini merupakan tindak lanjut berupa serah terima pemanfaatan gedung yang kini siap digunakan untuk mendukung proses belajar mengajar.
Ini merupakan salah satu program SBSN Tahun Anggaran 2025 yang mencakup sejumlah satuan kerja madrasah. Salah satunya adalah Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Morowali yang turut menjadi bagian dari pelaksanaan program tersebut.
Selain peresmian gedung, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan pembinaan aparatur sipil negara (ASN) serta pelantikan Badan Penasihatan, Pembinaan, dan Pelestarian Perkawinan (BP4) Kabupaten Morowali sebagai bagian dari penguatan layanan keagamaan di daerah.
Dengan hadirnya proyek SBSN pertama ini, diharapkan MTsN Morowali menjadi model pengembangan madrasah yang tidak hanya unggul dari sisi sarana, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang cerdas, berakhlak, dan berdaya saing.
Kegiatan ini dihadiri Staf Ahli Bupati Morowali Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Kepala BP4 Sulawesi Tengah, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Morowali, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Plt. Kepala Bimbingan Masyarakat Islam Kanwil Kemenag Sulteng, para pengawas, kepala KUA, kepala madrasah, serta ASN Kemenag Morowali.

