Rapat Evaluasi BAMAG Digelar di Kemenag Morowali, Perkuat Sinergi Tokoh Agama
Ket: Kegiatan rapat evaluasi BAMAG Kab. Morowali digelar di Aula Kemenag Morowali.
Morowali (Kemenag Sulteng) - Rapat Evaluasi Pengurus Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Kabupaten Morowali digelar di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Morowali sebagai forum konsolidasi tokoh agama dalam memperkuat kerukunan umat di daerah tersebut, Selasa (31/3/2026).
Kegiatan ini difasilitasi oleh Kemenag Kabupaten Morowali melalui Penyelenggara Kristen, Rosnawati Sidaluwu, dan dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Morowali. Hadir dalam kegiatan tersebut Plh. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Morowali, Muhtadi, perwakilan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Morowali, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama, Ketua Forum Kewaspadaan Dini Daerah, para pendeta, serta jemaat dari berbagai gereja di Kabupaten Morowali.
Rapat ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pengurus BAMAG sekaligus memperkuat sinergi antar tokoh agama dalam menjaga kerukunan umat beragama. Melalui forum ini, dibangun kesamaan persepsi dan komitmen bersama dalam menjalankan program-program organisasi yang selaras dengan kebijakan pemerintah di bidang keagamaan.

Plh. Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Morowali, Muhtadi, menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat program moderasi beragama.
"Kami mendukung penuh pelaksanaan rapat evaluasi ini sebagai langkah memperkuat moderasi beragama di Kabupaten Morowali," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa peran BAMAG sangat strategis dalam menjaga keharmonisan dan mempererat hubungan antarumat beragama, khususnya di kalangan umat Kristiani.
"Koordinasi dan komunikasi yang intensif antar tokoh agama sangat penting agar dialog yang terbangun senantiasa dilandasi semangat kekeluargaan dan kebersamaan," sebut Muhtadi.
Pengurus BAMAG diminta dapat bersikap terbuka, proaktif, serta menjadi garda terdepan dalam menjaga kerukunan sekaligus menyampaikan informasi kebijakan pemerintah kepada umat.
Di akhir penyampaiannya, Muhtadi mengajak seluruh pihak diajak menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis. BAMAG diharapkan dapat terus menjadi wadah strategis dalam merawat kebersamaan, memperkuat persatuan, serta menumbuhkan nilai-nilai moderasi beragama di Kabupaten Morowali.

