Gerakan Serentak, Kemenag Donggala Bersihkan Masjid Sambut Ramadan 1447 H
Ket: Momen kebersamaan Kakankemenag Donggala dan teman-teman ASN Kemenag Donggala usai aksi bersih-bersih masjid.
Menindaklanjuti instruksi Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam terkait pelaksanaan Program Gerakan Bersama (Geber) Bersih-Bersih Masjid (BBM) Tahun 2026, Kementerian Agama Kabupaten Donggala turut ambil bagian dalam menyukseskan kegiatan tersebut yang dilaksanakan secara serentak pada Senin (16/2/2026).
Di Kabupaten Donggala, kegiatan dipusatkan di Masjid Nurul Iman, Kelurahan Maleni. Kepala Kantor Kemenag Donggala, H. Haerolah Muh. Arief, memimpin langsung aksi bersih-bersih sebagai wujud komitmen dan dukungan terhadap program nasional sekaligus sebagai persiapan menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Aksi bersih-bersih dilakukan secara menyeluruh, mulai dari ruang utama masjid, karpet dan sajadah, mimbar, tempat wudhu, hingga halaman masjid. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap rumah ibadah.
Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Kasi Bimas Islam Kemenag Donggala, penyuluh agama Islam, penghulu KUA Kecamatan Banawa, ASN Kemenag Kabupaten Donggala, imam masjid, pegawai syara, serta remaja Masjid Nurul Iman.
Kepala Kantor Kemenag Donggala menyampaikan bahwa masjid merupakan pusat pembinaan umat yang harus senantiasa dijaga kebersihan dan kenyamanannya. Menurutnya, melalui Gerakan Bersama ini diharapkan tumbuh kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan masjid adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pengurus semata.
Melalui pelaksanaan Geber BBM 2026 ini, Kementerian Agama Kabupaten Donggala berharap semangat menjaga kebersihan rumah ibadah tidak hanya dilakukan menjelang Ramadan, tetapi menjadi budaya yang berkelanjutan di tengah masyarakat. Dengan masjid yang bersih, nyaman, dan terawat, nilai-nilai keimanan, kebersamaan, dan kepedulian sosial diharapkan semakin kuat, sehingga Ramadan 1447 H dapat disambut dengan penuh kesiapan lahir dan batin.
.jpeg)
.jpeg)

