Logo
16 September 2026 12:6:26 95

Dari Balik Lapas, Sabda Tuhan Menjadi Penguat untuk Memulai Kehidupan Baru

Ket: Pembinaan iman bagi umat Katolik di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk


Banggai (Kemenag Sulteng). Pembinaan keagamaan terus dihadirkan Kementerian Agama Kabupaten Banggai untuk mendampingi umat dalam memperkuat iman dan membangun semangat perubahan, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan. Hal tersebut dilakukan Penyuluh Agama Katolik Kemenag Banggai, Suhardi, melalui kegiatan penyuluhan pembinaan iman bagi para narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Luwuk. Rabu (16/9/2026).

Dalam penyuluhan tersebut, Suhardi mengajak umat katolik untuk tidak sekadar membaca Kitab Suci, tetapi juga semakin mengenal, mendalami, menghayati dan menghidupi Sabda Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut disampaikan sejalan dengan momentum Bulan Kitab Suci Nasional yang diperingati setiap September. Menurutnya, momentum tersebut menjadi kesempatan bagi umat untuk menjadikan Kitab Suci sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan, memperdalam iman dan spiritualitas, serta membangun persaudaraan dalam kehidupan bersama.

Pada kesempatan itu, Suhardi mengajak para warga binaan merenungkan sejumlah pesan Injil yang relevan dengan kehidupan dan proses pembaruan diri. Melalui Injil Matius 5:1-12 tentang Sabda Bahagia, umat diajak memahami bahwa kebahagiaan sejati tidak hanya diukur dari keadaan lahiriah, tetapi berakar pada kehidupan yang berkenan kepada Allah. Sementara melalui Matius 10:1-15, disampaikan pesan bahwa setiap orang dipanggil dan diutus untuk mewartakan Kerajaan Allah melalui kehidupan dan perbuatan yang baik.

Perenungan dilanjutkan melalui Injil Matius 18:15-20 yang mengajarkan pentingnya membangun persaudaraan sejati dengan saling menegur dalam kasih, mengampuni, serta merangkul satu sama lain. Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa setiap pribadi memiliki kesempatan untuk memperbaiki hubungan, meninggalkan kesalahan masa lalu, dan membangun kehidupan yang lebih baik. Selanjutnya, Injil Matius 25:31-46 mengajak umat untuk menghayati kehidupan yang berkenan kepada Allah melalui kepedulian dan kasih kepada sesama sebagai bagian dari upaya meraih kehidupan kekal yang dijanjikan-Nya.

Rangkaian perenungan tersebut diharapkan dapat menjadi penguatan spiritual bagi para warga binaan dalam menjalani masa pembinaan sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk melakukan perubahan dalam kehidupan. Suhardi menekankan bahwa proses pembaruan diri dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti memperbaiki sikap, memperkuat iman, membangun hubungan yang baik dengan sesama, serta menjadikan nilai-nilai Kitab Suci sebagai pedoman dalam kehidupan.

Para warga binaan mengikuti pembinaan dengan khidmat. Perenungan yang disampaikan menjadi ruang refleksi sekaligus sumber penguatan bagi mereka untuk menatap kehidupan dengan harapan baru.

Melalui pendampingan keagamaan yang berkelanjutan, Kemenag Banggai terus mendorong agar pembinaan iman dapat memberi dampak nyata dalam membentuk pribadi yang lebih baik, memperkuat nilai kemanusiaan dan menumbuhkan semangat untuk memperbarui kehidupan.

Penulis: Suhardi, SS

Penyuluh Agama Katolik Kemenag Banggai, Suhardi, SS 
HUBUNGI KAMI

JL. Prof Moh Yamin, Birobuli Utara, Kec. Palu Selatan Kota Palu, Sulawesi Tengah 94231

0811-5880-7272

kanwilsulteng@kemenag.go.id

TAUTAN TERKAIT

CHAT KAMI (Klik Sekarang)

Beranda

Download Informasi Penting

PPID

Permohonan Data

IKUTI KAMI
Statistik Pengunjung
User Aktif (Realtime)
0
Total Hari Ini 0
Total Kemarin 951
Total Bulan Ini 11,195
Total Keseluruhan 421,429
Updated 12:30:07 AM Auto 30s