Bangga dan Penuh Kasih: MAN 1 Parigi Sambut Kepulangan Paskibra Sekaligus Deklarasikan Kurikulum Berbasis Cinta
Ket: Paskibra MAN 1 PARIGI
Suasana haru, bangga, dan penuh kedamaian menyelimuti halaman utama Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Parigi. Keluarga besar madrasah menggelar agenda: penyambutan resmi kepulangan murid terbaik anggota Paskibra yang telah sukses menjalankan tugas mulia sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) Tingkat Kabupaten dan Kecamatan pada Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia. yang dilanjutkan dengan pendeklarasian Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) sebagai pijakan baru pendidikan karakter di madrasah.
Acara penyambutan yang berlangsung khidmat namun meriah ini diawali dengan pemasangan kendit oleh kepala Madrasah, serta pemberian penghargaan secara simbolis oleh Wakamad Kesiswaan kepada para anggota Paskibra.

Dalam sambutannya, Kepala MAN 1 Parigi, Sunarti Muhammad., S.Pd., M.M menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kedisiplinan, kerja keras, dan dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh para siswa selama masa latihan hingga hari pelaksanaan pengibaran bendera.

"Kami keluarga besar MAN 1 Parigi merasa sangat bangga. Kalian tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga menjaga kehormatan dan nama baik madrasah di tingkat kabupaten maupun kecamatan. Semoga semangat patriotisme ini terus menyala dan menjadi inspirasi bagi teman-teman yang lain," ujar Kepala Madrasah dalam amanatnya.
Usai prosesi penyambutan Paskibra, acara dilanjutkan dengan momen penting bagi transformasi pendidikan di MAN 1 Parigi, yaitu Deklarasi Kurikulum Berbasis Cinta.Deklarasi Anti-Bullying (Perundungan) sebagai wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan madrasah yang ramah, aman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan fisik maupun verbal. Deklarasi ini ditandai dengan pembacaan naskah deklarasi bersama serta penandatanganan komitmen oleh Kepala Madrasah.
Kurikulum Berbasis Cinta digagas sebagai wujud kepedulian madrasah dalam menciptakan lingkungan belajar yang ramah, humanistis, dan berbasis nilai-nilai kasih sayang Islam (Rahmatan lil 'Alamin). Kurikulum ini menekankan bahwa proses pembelajaran tidak hanya berfokus pada capaian akademis, tetapi juga pada penyemaian rasa empati, saling menghargai, dan kedamaian antar sesama.

Sinergi antara ketegasan sikap Paskibra dan kelembutan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mencetak generasi MAN 1 Parigi yang berakhlak mulia, cerdas, dan berjiwa nasionalis.