Hadir Full WFO, Kemenag Palu Awali Kerja dengan Halalbihalal
Ket: Sejumlah ASN di lingkungan Kantor Kemenag Kota Palu tampak saling berjabat tangan dan bermaaf-maafan usai pelaksanaan apel pagi perdana, Senin (30/3/2026)
Palu (Kemenag Sulteng) - Mengawali hari kerja dengan semangat baru pasca-libur Idulfitri 1447 Hijriah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu menggelar apel pagi perdana di halaman kantor setempat pada Senin (30/3/2026). Dipimpin oleh Kepala Seksi Bimas Islam, Burhan Munawir, dan dihadiri langsung oleh Kepala Kankemenag Kota Palu, Ahmad Hasni, beserta jajaran pejabat eselon IV dan seluruh aparatur sipil negara (ASN), kegiatan ini menjadi momentum penting konsolidasi birokrasi sekaligus penanda kembalinya kewajiban bekerja sepenuhnya dari kantor (Work From Office/WFO).
Momentum apel perdana ini memiliki nilai strategis bagi keberlanjutan dan optimalisasi pelayanan publik di Kemenag Kota Palu. Setelah beberapa hari sebelumnya menerapkan kebijakan transisi berupa kombinasi fleksibilitas Work From Anywhere (WFA) dan WFO pasca-lebaran, Kemenag Palu menegaskan bahwa terhitung mulai 30 Maret, seluruh aparatur wajib hadir secara fisik. Penegasan sistem WFO penuh ini diambil untuk memastikan bahwa mesin birokrasi kembali berjalan dalam kapasitas maksimal, sehingga tidak ada urusan layanan keagamaan masyarakat yang tertunda akibat masa libur panjang.
Di samping kesiapan administratif dan kedisiplinan, apel ini juga menitikberatkan pada pemulihan fondasi moral dan spiritual ASN sebagai pelayan masyarakat. Dalam amanatnya, Burhan Munawir mengingatkan bahwa Idulfitri harus menjadi titik tolak untuk membangun lingkungan kerja yang harmonis, berintegritas, dan bebas dari prasangka.
"Semoga dosa-dosa diampuni oleh Allah. Adapun dosa antarsesama kita, melalui Idulfitri ini kita bisa saling memaafkan sehingga kita bisa bersih," tegas Burhan di hadapan para peserta apel.
Pernyataan tersebut merefleksikan filosofi yang kuat: bahwa kualitas pelayanan yang ikhlas kepada masyarakat hanya bisa lahir dari kejernihan hati dan soliditas internal antarpegawai yang telah saling memaafkan.
Rangkaian kegiatan apel kemudian ditutup dengan tradisi bersalaman (halalbihalal) yang membaurkan pimpinan dan staf tanpa sekat. Kehangatan silaturahmi di lapangan Kemenag hari ini bukan sekadar rutinitas pemaafan tahunan, melainkan sebuah simbol penyatuan visi institusi. Melalui rekonsiliasi persaudaraan dan penerapan sistem kerja WFO penuh, ASN Kemenag Kota Palu menunjukkan komitmennya untuk kembali "tancap gas" menghadirkan pelayanan publik yang prima, responsif, dan berdedikasi tinggi bagi seluruh masyarakat.





