MTs Negeri 2 Kota Palu Teguhkan Komitmen Kurikulum Cinta dan Madrasah Ramah Anak
Ket: MTs Negeri 2 Kota Palu Teguhkan Komitmen Kurikulum Cinta dan Madrasah Ramah Anak.
HUMAS (MTsN 2 Kota Palu) - Kepala MTsN 2 Kota Palu, Hj. Munira, S.Ag, menyampaikan dan mengajak seluruh guru, staf, serta peserta didik untuk bersama-sama memahami dan mengamalkan nilai-nilai Kurikulum Cinta serta mewujudkan Madrasah Ramah Anak dan Anti Kekerasan/Bullying. Kegiatan tersebut berlangsung di lapangan MTsN 2 Kota Palu, Jumat (28/08/2026).
Dalam penyampaiannya, Hj. Munira menegaskan bahwa lingkungan madrasah harus menjadi tempat yang aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi seluruh warga madrasah. Menurutnya, keberhasilan dalam menciptakan madrasah yang ramah anak bukan hanya menjadi tanggung jawab pimpinan atau guru, tetapi merupakan tanggung jawab bersama.
Ia mengajak seluruh warga madrasah untuk menjaga ucapan, sikap, dan tindakan agar tidak menyakiti orang lain. “Kami berjanji akan menjaga lisan dari ejekan, tangan dari kekerasan, dan hati dari kebencian. Karena kami adalah saudara, bukan musuh,” menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan kepada seluruh peserta.
Lebih lanjut, Kepala MTsN 2 Kota Palu mengingatkan bahwa semangat Kurikulum Cinta harus diwujudkan melalui perilaku nyata dalam kehidupan sehari-hari. Setiap warga madrasah diharapkan menjadi pelindung, bukan perundung, serta memilih untuk merangkul dan membantu sesama, bukan menghakimi.
Hj. Munira juga menekankan pentingnya keberanian untuk bersuara ketika melihat teman mengalami perlakuan yang tidak baik. “Mulai hari ini, aku tidak akan diam melihat teman tersakiti. Suaraku adalah pelindung, dan hatiku adalah rumah bagi semua teman,” demikian pesan yang disampaikan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mencegah terjadinya bullying di lingkungan madrasah.
Selain itu, seluruh warga MTsN 2 Kota Palu diajak untuk menanamkan cinta dalam setiap perkataan dan kasih dalam setiap tindakan. Madrasah harus menjadi tempat untuk belajar, tumbuh, berteman, dan mengembangkan potensi, bukan menjadi arena pertengkaran maupun kekerasan.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Munira berharap komitmen Kurikulum Cinta, Madrasah Ramah Anak, dan Anti Kekerasan/Bullying tidak berhenti sebagai slogan atau tulisan pada spanduk, tetapi benar-benar menjadi budaya yang diterapkan oleh seluruh warga MTsN 2 Kota Palu.
Kegiatan ini menjadi momentum bagi seluruh guru, staf, dan peserta didik MTsN 2 Kota Palu untuk memperkuat kebersamaan serta membangun lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan berakhlak mulia sesuai semangat Kurikulum Cinta.

.jpeg)



