Kemenag Palu dan Pohuwato Bersinergi Bangun Mutu Madrasah Unggul
Ket: Sesi foto bersama jajaran Kemenag Kabupaten Pohuwato, Kemenag Kota Palu, dan pimpinan MAN 2 Kota Palu di akhir kunjungan sebagai bentuk komitmen kolaborasi untuk memajukan pendidikan madrasah. Kamis (30/4/2026)
Palu (Kemenag Sulteng) - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palu dan Kemenag Kabupaten Pohuwato menjalin kerja sama peningkatan mutu pendidikan madrasah melalui studi komparatif lintas provinsi. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, Rabu hingga Kamis (29-30/4/2026), difokuskan pada pertukaran praktik pengelolaan madrasah di MTsN 2 dan MAN 2 Kota Palu.
Kunjungan ini dirancang sebagai ajang saling belajar antarlembaga. Di hadapan delegasi Pohuwato dan Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Gorontalo, Masjrul Janto Usman, pihak Kemenag Palu memaparkan keunggulan sistem pendidikan terpadu dan penerapan budaya mutu di madrasahnya. Sebaliknya, delegasi Pohuwato turut membagikan pengalaman sukses MTsN 1 Pohuwato dalam menembus predikat Zona Integritas tingkat nasional.
Kepala Kemenag Kota Palu, Ahmad Hasni, yang mendampingi langsung seluruh rangkaian kegiatan, menilai kolaborasi ini penting untuk membangun ekosistem pendidikan Islam yang tangguh.
"Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini sebagai langkah nyata dalam membangun sinergi antarmadrasah. Semoga pertemuan ini mampu memberikan dorongan dan kontribusi bagi peningkatan kualitas pendidikan di kedua wilayah," ujar Ahmad Hasni.
Kunjungan kerja yang diisi dengan diskusi interaktif dan pemaparan kurikulum terpadu ini berlangsung dalam suasana kekeluargaan. Kepala Kemenag Kabupaten Pohuwato, Rais Abaidata, mengapresiasi sambutan hangat Kemenag Palu dan melihat banyak inovasi yang relevan untuk diterapkan di daerahnya.
"Sebagai abnaul khairat, datang ke Palu ini serasa pulang kampung. Saya bangga melihat perkembangan MAN 2 Kota Palu yang begitu maju dan inspiratif. Berbagai program unggulan di sini akan menjadi rujukan penting untuk dikembangkan di Pohuwato," ungkap Rais.
Semangat saling mengisi juga ditegaskan oleh Kepala MTsN 1 Pohuwato, Tanti Taha Maya. Meski instansinya telah mencatat prestasi nasional di bidang tata kelola, ia menilai adopsi inovasi dari madrasah lain tetap menjadi kebutuhan esensial. Hal ini sejalan dengan komitmen Kepala MAN 2 Kota Palu, Taufik, yang terbuka membagikan sistem pengelolaan sekolahnya.
Sinergi antara Kemenag Kota Palu dan Kabupaten Pohuwato ini diharapkan tidak berhenti pada diskusi konseptual. Pertemuan ini menjadi langkah awal bagi kedua instansi untuk merumuskan kebijakan yang dapat mempercepat terwujudnya madrasah berdaya saing tinggi, baik secara akademik maupun karakter.

.jpeg)

