MAN Buol Gelar Rapat Komite, Marlon Intam Terpilih sebagai Ketua Komite Masa Bakti 2026–2029
Ket: Dokumentasi Rapat Komite Madrasah hari ini di Gedung Aula Assa'adah MAN Buol
MAN Buol (Kemenag Sulteng) - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Buol menggelar Rapat Komite Madrasah di Aula Assa’adah, Kamis (27/8/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala MAN Buol, para Wakil Kepala Madrasah, Pengurus Komite masa bakti 2023–2026, serta seluruh orang tua/wali murid kelas X, XI, dan XII.
Rapat Komite Tahun 2026 ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pihak madrasah, komite, dan orang tua/wali murid. Salah satu agenda utama yang dibahas adalah pemilihan Pengurus Komite Madrasah yang baru untuk masa bakti 2026–2029.
Dalam sambutannya, Kepala MAN Buol, Salman Dj Adjud, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pengurus Komite masa bakti sebelumnya yang telah bersama-sama membangun dan mendukung berbagai program madrasah selama tiga tahun terakhir.
“Terima kasih kepada Pengurus Komite demisioner atas kerja samanya selama ini. Semoga segala upaya yang dilakukan bersama untuk memajukan madrasah ini bernilai ibadah di sisi Allah SWT,” ucap Salman.
Ia berharap sinergi yang telah terjalin antara madrasah dan komite dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada periode kepengurusan yang baru. Menurutnya, keberadaan komite memiliki peran strategis dalam mendukung kemajuan madrasah, khususnya melalui kolaborasi dan komunikasi yang baik bersama orang tua wali murid.
Proses pemilihan Pengurus Komite Madrasah yang baru diawali dengan pembentukan Tim Formatur. Sebanyak tujuh orang tua/wali murid dipilih secara aklamasi oleh forum untuk menjalankan tugas tersebut.
Tim Formatur tersebut terdiri atas Marlon Intam asal Kelurahan Leok 1, Muslim A. Kotae dari Kecamatan Bukal, Ustadz Nasdin dari Desa Lamadong, Andi Taha dari Leok 1, Siam R. Nupura asal Desa Doulan, serta Ariani Hanta dari Desa Pajeko. Dalam proses pembentukan tim tersebut, forum memberikan mandat kepada para anggota formatur untuk merumuskan dan menentukan nama-nama calon Pengurus Komite Madrasah periode 2026–2029.
Setelah melalui pembahasan, Tim Formatur mengajukan enam nama sebagai calon Pengurus Komite Madrasah, yakni Moh. Suleman, Marlon Intam, Ustadz Nasdin, Ariani Hanta, Andi Taha, dan Muslim A. Kotae.
Selanjutnya, proses pemilihan dilakukan melalui pemungutan suara oleh seluruh peserta rapat yang hadir. Setelah seluruh suara dihitung, Marlon Intam memperoleh suara terbanyak dan ditetapkan sebagai Ketua Komite Madrasah MAN Buol masa bakti 2026–2029. Marlon merupakan orang tua dari peserta didik kelas X Usman bin Affan, Ahmed Faizan M. Intam.
Posisi suara terbanyak kedua diraih Ustadz Nasdin, orang tua dari peserta didik kelas XII Ibnu Khaldun, Mujahid Aqil Gobel. Sementara itu, suara terbanyak ketiga diperoleh Moh. Suleman, yang sebelumnya juga dipercaya sebagai Sekretaris Komite MAN Buol.
Adapun urutan perolehan suara berikutnya adalah Muslim A. Kotae, Andi Taha, dan Ariani Hanta.
Wakamad Bidang Humas MAN Buol, Suharni, menyampaikan bahwa berdasarkan hasil pemungutan suara dan kesepakatan forum, susunan Pengurus Komite Madrasah MAN Buol masa bakti 2026–2029 ditetapkan dengan Marlon Intam sebagai Ketua, Ustadz Nasdin sebagai Wakil Ketua, Moh. Suleman sebagai Sekretaris, serta Sartini yang merupakan staf Tata Usaha MAN Buol sebagai Bendahara Komite.
“Berdasarkan hasil pemungutan suara tersebut, ditetapkan Pengurus Komite Baru masa bakti 2026–2029, yakni Ketua Marlon Intam, Wakil Ketua Ustadz Nasdin, Sekretaris Moh. Suleman, dan Bendahara Sartini,” ungkap Suharni.
Sebagai bentuk pengesahan hasil pemilihan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara. Berita acara ditandatangani oleh Pimpinan Sidang Muslim A. Kotae, Sekretaris/Notulis Sidang Jamaludin, Ketua Komite Terpilih Marlon Intam, serta diketahui oleh Kepala MAN Buol Salman Dj Adjud.
Setelah berita acara ditandatangani, pimpinan rapat selanjutnya diserahkan kepada Pengurus Komite yang baru. Dalam sesi tersebut, dibahas sejumlah hal penting yang berkaitan dengan program dan kebutuhan madrasah. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah rencana rehabilitasi mushollah madrasah yang membutuhkan dukungan dan sinergi bersama.
Ketua Komite MAN Buol terpilih, Marlon Intam, dalam kesempatan tersebut mengajak seluruh orang tua/wali murid untuk bersama-sama menyatukan gagasan, membangun komunikasi, dan mengambil langkah bersama dalam mendukung kemajuan madrasah.
Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta mampu menjadi jembatan komunikasi yang baik antara orang tua peserta didik dan pihak madrasah.
“Untuk memajukan madrasah, kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Mari kita satukan gagasan dan mengambil langkah bersama demi kemajuan MAN Buol,” harap Marlon.
Rapat Komite tersebut menjadi bagian penting dari upaya membangun kolaborasi yang semakin kuat antara madrasah, komite, dan orang tua/wali murid. Dengan terbentuknya kepengurusan baru masa bakti 2026–2029, diharapkan sinergi yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan dan menghadirkan berbagai kontribusi positif bagi peningkatan mutu layanan pendidikan di MAN Buol.
Melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, seluruh unsur madrasah diharapkan dapat bergerak dalam satu visi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang semakin baik, maju, dan mampu memberikan layanan terbaik bagi seluruh peserta didik. (SH-MANBuol)