Perkuat Literasi Keuangan Syariah, MAN 2 Kota Palu Kirim 6 Tim Pada OESN
Ket: 18 Siswa peserta OESN bersama Kepala Madrasah, KaUr TU dan Wakamad Akademik
Palu– Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Palu resmi mendelegasikan 18 siswa terbaiknya untuk berkompetisi dalam ajang Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional (OESN). Sebanyak 18 siswa tersebut terbagi ke dalam 6 tim tangguh yang siap bersaing dengan ratusan madrasah dan sekolah lainnya dari seluruh penjuru Indonesia.
Kompetisi bergengsi yang diinisiasi oleh Bank Indonesia (BI) ini digelar secara daring (online) pada hari Jumat (3/7/2026). Langkah masif ini diambil sebagai wujud nyata komitmen madrasah dalam memperkuat literasi keuangan syariah di kalangan generasi muda, sekaligus mempertahankan tradisi prestasi akademik yang selama ini melekat pada MAN 2 Kota Palu.
Kepala MAN 2 Kota Palu Dr.H. Taufik, S.Ag, M.Ag, mengungkapkan rasa bangga sekaligus optimistisnya terhadap seluruh delegasi yang dikirimkan. Menurutnya, persiapan matang telah dilakukan jauh-jauh hari melalui bimbingan intensif dari guru-guru pembimbing ekonomi serta kedisiplinan mandiri para siswa, meskipun kompetisi dilakukan dari jarak jauh.
"Kami tidak hanya mengejar trofi juara, tetapi yang lebih utama adalah bagaimana anak-anak kita mampu mendalami, memahami, dan mengaplikasikan nilai-nilai ekonomi syariah yang berkeadilan. Mengirimkan 6 tim sekaligus secara online hari ini merupakan bukti nyata bahwa potensi dan minat siswa kami di bidang ini sangat besar," ujarnya saat memberikan pembekalan.
Olimpiade Ekonomi Syariah Nasional yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia ini merupakan ajang yang menguji pemahaman siswa tingkat menengah atas mengenai berbagai instrumen keuangan Islam, mulai dari dasar-dasar fiqih muamalah, perbankan syariah, pasar modal, hingga perkembangan teknologi finansial (fintech) syariah yang sedang tren saat ini. Karena dilaksanakan secara daring, efisiensi waktu, kestabilan akses informasi, dan ketajaman analisis menjadi kunci utama penilaian pada babak penyisihan ini.
Tiap tim yang terdiri dari 3 siswa tersebut mengaku siap memberikan performa terbaik mereka di depan layar monitor. Salah satu perwakilan siswa menyatakan bahwa sistem kompetisi daring ini menjadi tantangan tersendiri namun sekaligus menjadi kesempatan emas untuk mengukur kemampuan mereka secara adil di tingkat nasional.
Dengan dukungan penuh dari pihak madrasah, orang tua, dan seluruh civitas akademika, 6 tim dari MAN 2 Kota Palu ini diharapkan mampu menyaring hasil terbaik, lolos ke tahapan berikutnya, dan mengharumkan nama madrasah dan Kota Palu, khususnya Provinsi Sulawesi Tengah, di panggung nasional.