Buka Ujian Madrasah di MAN 2 Parigi, Kasi Pendis Tekankan Semangat Belajar dan Integritas
Ket: Buka Ujian Madrasah di MAN 2 Parigi, Kasi Pendis Tekankan Semangat Belajar dan Integritas
Parimo(kemenag sulteng) Plt. Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendis) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong, H. Darsono membuka secara resmi pelaksanaan Ujian Akhir Madrasah Berbasis Komputer di Madrasah Aliyah Negeri 2 Parigi.
Pembukaan di awali upacara bendera yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta staf madrasah dengan penuh semangat dan antusias.
Dalam amanatnya di hadapan ratusan peserta didik H. Darsono menyemangati seluruh siswa untuk terus membakar semangat belajar. Menurutnya, ujian bukan hanya sekadar penilaian akhir, tetapi juga momentum untuk mengukur sejauh mana ketekunan dan kesungguhan siswa dalam menuntut ilmu selama ini.
"Anak-anakku sekalian, belajarlah dengan sungguh-sungguh. Jangan pernah lelah berusaha karena kalian adalah calon-calon pemimpin dan orang-orang hebat di masa depan.
Banyak lulusan MAN 2 Parigi yang telah membuktikan diri berhasil di berbagai bidang, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Tentunya kesempatan bagi siswa yang lain juga pasti terbuka lebar ujar H. Darsono dengan nada penuh motivasi.
Darsono juga menekankan bahwa Ujian Akhir Madrasah bukan hanya tentang nilai.
Lebih dari itu, ujian tersebut adalah sebagai latihan untuk menjadi pribadi yang berintegritas.
Kerjakan soal dengan kemampuan sendiri, jaga disiplin waktu, dan bertanggung jawablah atas setiap jawaban yang kalian pilih. Kejujuran adalah mahkota bagi seorang pelajar," tegasnya.
Lebih lanjut, H. Darsono juga mengingatkan bahwa dalam ajaran Islam, menuntut ilmu merupakan kewajiban bagi setiap Muslim, tanpa kecuali. Ia mengutip Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap Muslim (laki-laki dan perempuan)."
Pesan ini akan menjadi fondasi kuat bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang yang akan menentukan kualaitas hidup seseorang, baik di dunia maupun di akhirat. Oleh karena itu, Darsono berharap para siswa tidak hanya fokus pada hasil akhir, tetapi juga menikmati proses belajar itu sendiri.
Sementara itu, para siswa tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir. Beberapa siswa yang ditemui usai upacara mengaku termotivasi oleh pesan-pesan yang disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Pendidikan Islam (Kasi Pendis). Mereka berkomitmen untuk mengerjakan ujian dengan jujur dan penuh tanggung jawab.
Sementara itu Kepala MAN 2 Parigi, Ery Somantri, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas kunjungan serta pembinaan yang diberikan oleh Plt. Kepala Seksi Pendidikan Islam beserta rombongannya di MAN 2 Parigi.
Ery Sumantri berharap dukungan dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong terus mengalir untuk kemajuan madrasah.
Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan motivasi yang diberikan. Semoga Ujian Madrasah di MAN 2 Parigi tahun ini berjalan lancar, sukses, dan menghasilkan lulusan-lulusan yang berprestasi, berakhlak mulia, serta siap bersaing di jenjang pendidikan yang lebih tinggi," tuturnya.
Semoga semangat yang telah dinyalakan oleh Plt. Kasi Pendis H. Darsono mampu membawa perubahan positif bagi Para siswa. Tidak hanya sukses dalam ujian, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang cerdas, jujur, dan bertanggung jawab.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong dan MAN 2 Parigi terus berjalan dengan baik demi mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama di bidang pendidikan madrasah.
Kegiatan pembukaan ujian dan upacara bendera juga turut didampingi oleh Tim monitoring dari Seksi Pendidikan Kementerian Agama Kabupaten Parigi Moutong.
Mereka yang hadir mendampingi Plt. Kasi Pendis Abdul Rahman, selaku Pelaksana Penata Kelola Madrasah, Mohamad Amin selaku Pelaksana Operator Layanan, Suljami Edy, S.Pd. selaku Sekretaris Pokjawas (Kelompok Kerja Pengawas) Madrasah Kemenag Kabupaten Parigi Moutong.
Kehadiran tim ini disambut hangat oleh jajaran pimpinan dan dewan guru MAN 2 Parigi.
Suasana kegiatan monitoring UAMBK sangat terasa penuh kekeluargaan, para tim dan guru berdialog mengenai kesiapan pelaksanaan ujian, fasilitas madrasah, serta berbagai tantangan yang dihadapi dalam proses pembelajaran saat ini. (SS/Ahdal)