
Seksi Pendis Gelar Bimtek Bagi 100 Operator EMIS

Ket: Suasana Bimtek Operator EMIS
Palu (Kemenag Sulteng)--- Pengembangan Education Management Information System (EMIS) oleh Kementerian Agama memasuki tahap stabilisasi. Mengusung nama EMIS 4.0, sistem ini sudah mulai digulirkan untuk digunakan para operator dalam proses pemutakhiran data pendidikan agama dan keagamaan.
EMIS 4.0 ini merupakan suatu sistem pendataan pendidikan yang dikelola oleh Kementerian Agama, di mana saat ini tengah melakukan revitalisasi dan pengembangan untuk menghadirkan sistem yang lebih baik dan lebih andal dengan didukung oleh teknologi yang lebih mutakhir serta beberapa terobosan baru.
Untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas para operator EMIS madrasah madrasah terkait penerapan sistem baru ini Seksi Pendis menggelar kegiatan “Bimtek Operator EMIS madrasah Madrasah, Ponpes.LPQ, PAI” Di Lingkungan Kantor Kementerian Agama Kota Palu Tahun 2022, di Aula Kankemenag, Sabtu (13/02/2022).
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kota Palu, Nasruddin L. Midu, saat membuka acara mengapresiasi kehadiran para operator EMIS yang dinilainya sebagai “roh” dari madrasah dan lembaga pendidikan lainnya.
“Karena dipastikan lembaga pendidikan itu tidak akan bisa berjalan jika tidak mempunyai finansial, untuk mendapatkan finansial faktor utamanya diperlukan data, hari ini lewat sistem, tidak lagi dibutuhkan data manual. Lewat penyususnan program dan data, akan dapat mengalokasikan anggaran apabila data-data yang diperlukan telah bisa diakses lewat aplikasi, kalau kita di Kementerian Pendidikan disebut DAPODIK kita di Kementerian Agama disebut EMIS,” ujarnya.
Nasruddin menilai peran operator EMIS sangat penting dalam hal ini. Mengingat madrasah dan lembaga pendidikan lainnya tidak akan bisa mendapatkan bantuan dana seperti BOS, PIP maupun bantuan-bantuan lainnya tanpa adanya kesesuian data EMIS yang diiniput oleh operator.
“Sekali lagi saya mengapresiasi kehadiran para peserta, narasumber dan panitia dalam rangka memperkuat data kita, silahkan bapak dan ibu menanyakan kendala yang ditemui dalam mengisi data di EMIS, Itu penting,” tambah Nasruddin.
Kakankemenag Kota Palu itu juga mengungkapkan, di tiap forum yang dihadiri oleh kepala madrasah di Kota Palu, selaku Kakankemenag dirinya selalu menitipkan pesan untuk memperhatiakan kesejahteraan operator EMIS madrasah yang dinilainya sebagai “roh” di madrasah.
“Penting bagi madrasah untuk bergerak bersama, mulai dari kepala madrasah, KAUR TU, Guru dan tenaga kependidikan,” ungkapnya.
Dirinya bersyukur kali ini kegiatan untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas para Operator Madrasah terkait penerapan sistem baru ini dapat terlaksana, setalah beberapa kali Pelatihan hanya dilakukan secara daring via zoom metting kepada operator EMIS madrasah, Ponpes, LPQ dan PAI. “Namun model pelatihan daring belum sepenuhnya efektif. Fakta ini juga tidak terlepas dari keragaman dan kompleksitas kapasitas SDM madrasah, ponpes, LPQ dan PAI,” terang Nasruddin.
Sementara itu Syafia Milza, Sekretaris Panitia yang juga mewakil Pejabat pengawas pendis melaporkan bahwa kegiatan ini juga dilator belakangi dari pengalaman teknis yang dialami user pada tingkat operator madrasah, ponpes, LPQ dan PAI cukup dimaklumi mengingat sebagai sistem yang baru dikembangkan, terkadang masih harus dilakukan maintenance.
“Apalagi, pemahaman sistem juga belum merata untuk semua operator di daerah. Sehingga pelaksanaan Bimbingan tekhnis untuk semua operator EMIS madrasah ini dilaksanakan diharapkan dapat memberikan petunjuk pelaksanaan lebih konkrit dan mendetail dalam menghadapi permasalahan-permasalahan yang timbul dalam proses pendataan siswa, GTK/PTK dan Sarana prasana madrasah,” tutur wanita yang akrab disapa Ica ini.
Lanjut Ica, kegiatan ini bertujuan untuk menyiapkan ruang belajar bersama pengembangan pengetahuan bagi operator EMIS madrasah, Ponpes, LPQ dan PAI dalam tekhnis pendataan di alplikasi EMIS 4.0, mengembangkan daya kreatifitas para operator dalam menyelesaikan permasalahan pendataan dan meningkatkan skill dalam ilmu informasi dan teknologi 4.0.
Selain itu, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan semangat kompetisi yang positif dan memberikan apresiasi dalam tahap waktu penyelesaian pendataan EMIS sesuai tetap waktu cut off, serta menjadikan hasil pendataan EMIS yang berkualitas dan akuntabel dalam pendataan EMIS yang merupakan induk data yang digunakan juga dalam aplikasi verval pada Kemenag, ERKAM, RDM, Izin Operasionel Madrasah, BOS,PIP, SIMPATIKA, SIAGA dll.
Ica mengatakan melalui kegiatan Bimtek ini diharapkan peserta dalam lebih memahami dalam menyelesaikan permasalahan secara tekhnis pendataan EMIS Madrasah,ponpes, LPQ dan PAI. Adapun kegiatan dilaksanakan selama dua hari, Sabtu-Minggu (12-13 Februari 2022) dan diikuti oleh 100 operator EMIS dari Madrasah, Ponpes, LPQ dan PAI.
(Fuad)
- 1 SE Menteri Agama No 2 Tahun 2025 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 H
- 2 SE KPK Nomor 7 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya
- 3 Pemberitahuan Uji Kompetensi Pranata Komputer, Statistisi, dan Asisten Statistisi Tahap I
- 4 SE Sekretaris Jenderal Nomor SE.12 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran Kementerian Agama Tahun 2025 dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kementerian Agama
- 5 Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 244 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029