Rakor PHTC 2026, Kemenag Sulteng Dorong Penguatan Infrastruktur dan Mutu Madrasah
Ket: Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Bidang Pendidikan Madrasah Kemenag Sulteng Tahun 2026
Palu (Kemenag Sulteng) - Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulteng menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Tahun 2026. Program tersebut merupakan bagian dari program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Sulteng, dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Kabupaten/Kota, Kepala Seksi Pendidikan Islam/Pendidikan Madrasah, serta Kepala MAN, MTsN, dan MIN se-Sulawesi Tengah.
Dalam laporannya, Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Madrasah Kemenag Sulteng, Muh. Syamsu Nursi, menyampaikan bahwa hingga tahun 2026 terdapat sekitar 221 madrasah yang telah terdata dalam usulan program PHTC, dari total kurang lebih 800 madrasah di Sulawesi Tengah. Selain itu, direncanakan pula pembangunan madrasah terintegrasi yang mencakup jenjang RA, MI, MTs, hingga MA, dengan kebutuhan lahan minimal 10 hektare.
"Kami berharap melalui pertemuan ini, seluruh kepala madrasah dan kepala seksi pendidikan memahami, memperhatikan, dan memanfaatkan program PHTC secara optimal, karena program ini memiliki dampak pembangunan yang luar biasa," ungkap Kabid Syamsu.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sulteng, Junaidin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tahun 2025, Sulawesi Tengah telah memperoleh 34 madrasah penerima program PHTC, baik negeri maupun swasta. Hal ini dinilai sebagai peluang besar dalam meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan madrasah.
"PHTC bukan hanya tentang peningkatan infrastruktur, tetapi juga berkaitan dengan peningkatan kualitas dan daya saing madrasah di bawah naungan Kementerian Agama," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa program ini perlu didukung secara bersama sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem pendidikan Islam.
Menutup kegiatan, Junaidin mengajak seluruh pihak untuk memanfaatkan peluang melalui program ini, dengan tetap menyeimbangkan antara pembangunan infrastruktur dan peningkatan mutu pendidikan.
(Penulis: Nanda/Fotografer: Fitriah)