54 Siswa Hafal Al-Qur’an, Kakanwil Kemenag Sulteng Tegaskan Pentingnya Pendidikan Terintegrasi
Ket: Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. H. Junaidin, S.Ag., MA.
Palu (Kemenag Sulteng) - Suasana haru dan bangga menyelimuti Auditorium KH. Cholil Bisri Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Palu saat puluhan siswa diwisuda sebagai penghafal Al-Qur’an. Lantunan ayat suci yang menggema menjadi saksi capaian luar biasa para siswa yang telah menuntaskan hafalan, bahkan hingga 30 juz.
.jpeg)
Di tengah momen tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Junaidin, menegaskan bahwa capaian ini bukanlah akhir, melainkan awal dari perjalanan panjang menuju masa depan yang lebih gemilang.
“Kelulusan ini bukan akhir, tetapi awal menuju kesuksesan. Manfaatkan ilmu yang diperoleh dengan sebaik-baiknya,” tegasnya saat menghadiri kegiatan Khatam Al-Qur’an dan Wisuda Tahfidz siswa kelas XII, Rabu (8/4/2026).
Sebanyak 54 siswa diwisuda sebagai penghafal Al-Qur’an dengan capaian hafalan yang variatif, mulai dari 2 juz, 10 juz, hingga 30 juz. Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Al-Qur’an Menggapai Cita dan Asa” ini diikuti oleh 500 siswa kelas XII, terdiri atas 224 laki-laki dan 276 perempuan.
Dalam sambutannya, Junaidin menekankan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari sistem pendidikan madrasah yang terintegrasi antara penguatan akademik dan pembinaan karakter spiritual. Ia menilai, program boarding school yang telah berjalan selama 15 tahun di MAN 2 Palu menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter siswa secara menyeluruh.
Menurutnya, hubungan yang sinergis antara guru dan siswa menjadi kunci utama dalam keberhasilan proses pendidikan. Oleh karena itu, ia mengingatkan seluruh pengelola pendidikan agar terus menjaga kualitas dan integritas dalam penyelenggaraan pendidikan madrasah.
“Madrasah harus terus membangun kepercayaan masyarakat melalui kualitas pendidikan yang unggul dan berintegritas. Tanggung jawab terhadap masa depan generasi muda berada di tangan kita semua,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan pentingnya proses pendidikan yang berjalan secara utuh dan seimbang, mulai dari input, proses, hingga output.
“komunikasi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan juga dinilai menjadi faktor penting dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan, baik dari sisi infrastruktur maupun peningkatan kualitas tenaga pendidik” tagasnya
Di akhir arahannya, Junaidin menyampaikan tiga pesan utama kepada para siswa sebagai bekal dalam menapaki kehidupan ke depan. Pertama, tidak meninggalkan salat dalam kondisi apa pun sebagai kunci keberkahan ilmu. Kedua, menghormati orang tua dan guru sebagai jalan menuju kesuksesan. Ketiga, terus berjuang dan tidak mudah menyerah dalam meraih cita-cita.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Kota Palu dalam laporannya menyampaikan capaian prestasi siswa yang membanggakan. Dari total 500 siswa, sebanyak 64 siswa berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) di sejumlah perguruan tinggi ternama, seperti Universitas Indonesia, Universitas Negeri Malang, Universitas Hasanuddin, sejumlah perguruan tinggi di Yogyakarta, hingga Universitas Tadulako.
.jpeg)
Selain itu, 77 siswa diterima melalui jalur SPAN-PTKIN di berbagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri. Dengan demikian, hingga saat ini total 147 siswa telah lolos melalui jalur prestasi dan jumlah tersebut masih berpotensi bertambah.
Prestasi juga diraih di tingkat internasional. Tiga siswa berhasil memperoleh beasiswa ke luar negeri, masing-masing dua orang di Universitas Islam Madinah dan satu orang di Universitas Ankara, Turki. Adapun siswa lainnya masih akan mengikuti seleksi melalui jalur UTBK-SNBT dengan pendampingan khusus dari tim “Plus PTN” MAN 2 Palu.
Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Plh. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Kota Palu, Ketua Pokjawas Kota Palu, para kepala madrasah negeri dan swasta se-Kota Palu, dewan guru, serta tenaga kependidikan MAN 2 Kota Palu.


