- Kontributor
30 Mei 2023 0:0:0 208

30 Guru Madrasah Morut Ikuti Sosialiasi Kurikulum Merdeka

Ket:


Morut (Kemenag Sultegng) - Sebanyak 30 orang guru madrasah se-kabupaten Morowali Utara mengikuti Sosialisasi Kurikulum Merdeka Belajar yang diselenggarakan oleh Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kab. Morowali Utara, Selasa (30/05/2023). Kegiatan dilaksanakan di aula gedung Pusat Layanan Haji Terpadu (PLHUT) Kemenag Morut, Desa Tompira, Kec. Petasia Timur, Morowali Utara

Kegiatan dibuka oleh Kepala Kantor Kemenag Morowali Utara, Abdul Mun’im. Dalam sambutannya, Abdul Mun’im memberikan apresiasi kepada guru-guru yang telah datang mengikuti kegiatan. “Sangat rugi jika sampai guru yang sudah ditugaskan untuk mengikuti kegiatan ini, tapi tidak datang. Karena dalam kegiatan ini peserta diberikan ilmu secara gratis”

Lanjut Kepala Kantor, sebagaimana diketahui, sebelum kurikulum ini diluncurkan oleh Kemendikbud, sebelumnya telah ada Kurikulum K-13 dan Kurikulum Darurat. Sebelumnya kurikulum ini dikenal sebagai Kurikulum Prototipe untuk Sekolah Penggerak. Kurikulum merdeka ialah kurikulum yang dimaksudkan untuk mengasah minats erta bakat anak sejak dini dengan fokus pada materi esensial, pengembangan karakter dan kompetensi siswa.

Kurikulum ini rencananya diberlakukan sebagai pilihan tambahan lebih dahulu selama tahun 2022/2024 sebagai pemulihan pembelajaran pasca pandemi. Kedepannya, mulau tahun 2024, diharapkan Kurikulum Merdeka sudah diterapkan secara nasional. Jadi, untuk sekarang, sekolah bisa menerapkan kurikulum ini secara bertahap sesuai dengan kesiapannya masing-masing.

Jika pada Kurikulum 13, siswa harus mempelajari seluruh mata pelajaran, dan akan ada penjurusan pada tingkat SMA. Pada kurikulum merdeka, siswa tidak dipaksa untuk belajar mata pelajaran yang tidak diminatinya. Mereka bisa merdeka memilih materi yang diminati dan ingin dipelajari. Inilah maksud dari Kurikulum Merdeka.

Pada kesempatan itu juga, Abdul Mun’im menghimbau guru-guru, terutama guru agama untuk menitikberatkan pada pendidikan moral dan etika. Mengajarkan bagaimana siswa berkata dengan lebih baik. Ia juga mengajak guru untuk terus mendalami ilmu sehingga memiliki peningkatan kompetensi. “Tumbuhkan rasa cinta murid kepad guru. Maka murid akan lebih cinta kepada pelajaran”, ujarnya.

Hadir  sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi Kurikulum Merdeka ini, Sultani dan Abdullah, Pengwas Madrasah di lingkungan Kantor Kemenag Morowali Utara dengan materi Implementasi Kurikulum Merdeka pada Madrasah.

Tags: -

Editor: Zidiarman
Fotografer: -

HUBUNGI KAMI

JL. Prof Moh Yamin, Birobuli Utara, Kec. Palu Selatan Kota Palu, Sulawesi Tengah 94231

0451488920

kanwilsulteng@kemenag.go.id

Follow Us
GIAT KEAGAMAAN
UNIT KERJA

2023 © Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah HTML Codex