
Kakanwil Mohsen, Minta Da'i di Parimo Mencerahkan dan Berdakwah di Media Sosial

Ket: KaKanwil Sulteng membuka kegiatan pembinaan da'i/da'iyah
Parigi (Kemenag Sulteng) - Puluhan da'i dan da'iah yang berada di wilayah seputaran kecamatan Parigi dan Eks Parigi mengikuti Pembinaan da'i yang diselenggarakan oleh Kantor Kementerian Agama kabupaten Parigi Moutong.
Acara yang berlangsung pada Sabtu, 15 Februari 2025, di Aula Gedung PLHUT Kemenag Parimo ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah, Mohsen Alaydrus.
Kakanwil Mohsen Alaydrus menyampaikan, pembinaan da'i dan da'iah ini, dalam rangka menambah wawasan cakrawala berpikir serta meningkatkan pengetahuan bagi Para Da'i yang akan menyampaikan dakwahnya kepada umat. Hal ini sudah sangat tepat karena momen Bulan Ramadan (Puasa) sudah tinggal beberapa hari lagi.
Mohsen menyatakan peningkatan kualitas wawasan para da'i sangat dibutuhkan, agar supaya pada saat menyampaikan pesan-pesan agama kepada masyarakat lebih update dan mencerahkan dengan berbagai metode baru yang tidak membosankan.
Kakanwil meminta dalam berdakwah para da'i haruslah dengan cara yang santun serta harus menghargai perbedaan yang ada, baik dari segi agama, budaya serta adat istiadat dari setiap orang atau tempat yang kita datangi.
"Sebagai pendakwah kita harus mempunyai pemahaman Toleransi yang kuat. Kita tidak boleh hanya membenarkan pendapat diri sendiri tapi harus lebih luas memahami yang juga menjadi sebuah kebenaran bagi umat lain. Yakni dengan memahami ajaran agama Islam yang menyatakan perbedaan antara pendapat setiap orang itu adalah sebuah Rahmat dari Allah SWT," Jelas Mohsen.
Para da'i juga harus memiliki nilai keihklasan yang tinggi agar apa yang menjadi tugas dan tanggung jawab akan bernilai pahala yang tinggi di hadapan Tuhan. Ia menekankan bahwa saat ini da'i harus lebih meningkatkan kualitasnya serta kreativitas ketrampilannya dalam berdakwah.
Di zaman yang sudah sangat canggih dalam bidang teknologi informasi, media sosial seperti Facebook Twitter Tiktok YouTube, sudah sangat berperan besar, menjadi tempat berdakwah yang sangat efektif dan cukup luas jangkauannya terhadap umat.
Berdakwah di media sosial juga bisa menjadi lahan penghasilan baru, yang cukup menjanjikan bagi para Ustadz, misalnya menjadi konten kreator yang mengajak orang lain mengamalkan ajaran agama. Kita bisa saksikan banyak ustadz yang jadi kaya karena berdakwah di media sosial.
Olehnya melalui kegiatan pembinaan dan pelatihan da'i dan da'iah mari kita bersama-sama meningkatkan kualitas ceramah dan juga dapat meningkatkan pendapatannya. Pembinaan Da'i dan Da'iah ini di ikuti oleh Penghulu, Penyuluh Agama Islam, utusan Kantor Urusan Agama kecamatan, Majelis Ta'lim, Pondok Pesantren serta Ormas Keagamaan seperti Alkhairaat, Nahdhatul Ulama dan Muhammadiyah.
Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Kantor Kemenag Parigi Moutong H As'at Latopada, Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam Darsono, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam H Mappeasse, serta Ketua Majelis Ulama Indonesia kabupaten Parigi Moutong H Sudirman Tjora. (Ahdal)
- 1 SE Menteri Agama No 2 Tahun 2025 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 H
- 2 SE KPK Nomor 7 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya
- 3 Pemberitahuan Uji Kompetensi Pranata Komputer, Statistisi, dan Asisten Statistisi Tahap I
- 4 SE Sekretaris Jenderal Nomor SE.12 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran Kementerian Agama Tahun 2025 dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kementerian Agama
- 5 Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 244 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029