Kakanwil Ajak ASN Kemenag Sulteng Tinggalkan Jejak Kebaikan dalam Pengabdian
Ket: Kakanwil menyerahkan cendera mata kepada salah satu pejabat yang memasuki masa purnabakti.
Palu (Kemenag Sulteng) - Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama (Kemenag) diharapkan mengakhiri masa pengabdian dengan meninggalkan jejak kebaikan, menjaga integritas, serta terus memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Sulteng, Junaidin, saat memberikan pembinaan kepada ASN yang dirangkaikan dengan pelepasan purnabakti Kepala Bidang Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (Pakis), Rusdin, serta Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Bidang Bimbingan Masyarakat Islam (Bimais), Irwan, di Aula Kanwil Kemenag Sulteng, Kamis (2/7/2026).
Dalam arahannya, Junaidin mengajak seluruh ASN merefleksikan perjalanan panjang sebagai aparatur negara. Menurutnya, separuh usia kematangan seseorang dihabiskan untuk mengabdi di Kementerian Agama sehingga pengalaman kerja yang baik akan selalu memberikan nilai positif, baik bagi diri sendiri maupun bagi organisasi.

Ia mengatakan, selama puluhan tahun ASN telah mengabdikan tenaga, pikiran, dan seluruh potensi untuk masyarakat serta negara. Karena itu, setiap ASN harus memahami tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat sekaligus dinamisator atau penggerak pembangunan. Kedisiplinan, lanjutnya, harus ditunjukkan tanpa tendensi apa pun dan tanpa harus menunggu dilihat atau disaksikan orang lain, karena komitmen tersebut telah dimulai sejak mengucapkan sumpah sebagai ASN.
"Jangan sampai kita meninggalkan jejak yang kurang baik dalam menjalankan tugas. Kita harus meninggalkan jejak kebaikan selama masa pengabdian," ujar Junaidin.
Menurut Junaidin, perjalanan panjang di Kementerian Agama akan meninggalkan banyak pengalaman dan nilai positif. Perbedaan pandangan maupun perspektif merupakan hal yang wajar, namun tidak boleh menjadi penghalang hingga memutuskan tali silaturahmi yang telah terjalin.
Ia juga mengingatkan bahwa ASN bekerja dalam satu organisasi sehingga keberhasilan seorang pimpinan sangat bergantung pada dukungan seluruh pegawai. Baginya, keberhasilan pimpinan merupakan keberhasilan organisasi yang menjadi kebanggaan bersama. Oleh sebab itu, kebersamaan harus terus dibangun dan dipertahankan.
Lebih lanjut, Junaidin mengajak seluruh ASN agar tidak takut meningkatkan prestasi institusi melalui inovasi dan keberanian melahirkan lompatan-lompatan pemikiran demi kemajuan Kementerian Agama. Ia menilai disiplin dan integritas harus terus dibangun serta ditingkatkan untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap institusi. Selain itu, kebersamaan langkah dan loyalitas juga harus terus dihidupkan sebagai modal menjaga Kementerian Agama.
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sulteng, Moh. Taslim, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penghargaan kepada ASN yang telah mendedikasikan diri selama bertugas di Kementerian Agama. Menurutnya, pengabdian seorang ASN tidak berhenti ketika memasuki masa purnabakti karena hakikatnya pengabdian tetap berlanjut di tengah masyarakat.
"Pengabdian tidak akan pernah berakhir karena tugas utama kita adalah mengabdi kepada masyarakat," kata Taslim.

Ia menuturkan, berbagai capaian yang diraih selama menjadi pegawai Kementerian Agama tidak terlepas dari peran keluarga, khususnya Dharma Wanita Persatuan (DWP), yang senantiasa memberikan dorongan dan motivasi dalam setiap perjalanan pengabdian. Menurutnya, kebersamaan yang telah dibangun selama bertugas menjadi teladan bagi seluruh ASN karena setiap pegawai pada waktunya akan memasuki masa purnabakti.
Taslim juga mengajak ASN menjaga kesehatan selama menjalankan tugas serta terus memelihara hubungan pertemanan di mana pun bertugas. Ia berharap jejak kedisiplinan, semangat kebersamaan, dan sifat sederhana yang ditinggalkan para pejabat purnabakti dapat menjadi contoh dalam menjalankan tugas. Meski masa kedinasan telah berakhir, hubungan persahabatan diharapkan tetap terjalin dengan baik.
Ia turut mengucapkan selamat memasuki masa purnabakti kepada Rusdin dan Irwan yang terhitung mulai 1 Juli 2026 serta mendoakan keduanya tetap bersemangat menjalani babak kehidupan yang baru.
Pada kesempatan itu, Kepala Bidang Pakis, Rusdin, didampingi istri, menyampaikan kesan dan pesan selama mengabdi sebagai ASN Kementerian Agama. Ia mengaku menghadapi berbagai tantangan sejak awal bertugas, namun seluruh pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses yang membentuk perjalanan pengabdiannya.

"Saya mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk terus mengikuti perkembangan zaman dan melanjutkan pengabdian dengan lebih baik," ujar Rusdin.
Rusdin menilai kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus momentum untuk meneruskan pengabdian kepada masyarakat dengan semangat yang lebih baik.
Hal senada disampaikan Plt. Kepala Bidang Bimais, Irwan, yang juga didampingi istri. Menurutnya, selama menjadi ASN Kementerian Agama, ia belajar bahwa bekerja bukan sekadar menjalankan tugas, tetapi juga menjadi bagian dari ibadah, melayani umat, dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.

Irwan mengatakan hal yang paling berkesan selama mengabdi bukanlah jabatan yang pernah diemban, melainkan kebersamaan bersama keluarga besar ASN Kementerian Agama. Ia mengajak seluruh ASN untuk terus menjaga nama baik Kementerian Agama dengan bekerja secara jujur, adil, dan amanah serta menjadi pelayan umat yang membawa kedamaian dan kemaslahatan bagi masyarakat.
Kegiatan dihadiri Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kanwil Kemenag Sulteng serta seluruh ASN Kanwil Kemenag Sulteng.

