Hadiri Wisuda Tahfidz MTsN 2 Palu, H. Moh. Taslim Sebut Madrasah Sukses Cetak Generasi Spiritual
Ket: Foto bersama
Palu(Kemenag Sulteng) – Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 2 Kota Palu sukses menggelar prosesi Wisuda Tahfidz Qur’an Angkatan IV pada Senin (18/5/2026). Bertempat di panggung utama madrasah, acara sakral ini meluluskan sebanyak 140 peserta didik dari kelas VII, VIII, dan IX yang telah berhasil mencapai target hafalan Al-Qur’an mulai dari 1 hingga 10 juz.

Hadir mewakili Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, Kepala Bagian Tata Usaha H. Moh. Taslim, memberikan sambutan hangat sekaligus apresiasi tinggi atas capaian luar biasa tersebut. Kegiatan ini menjadi potret nyata penguatan pendidikan karakter dan pembinaan generasi Qur’ani di lingkungan madrasah.
Dalam sambutannya, H. Moh. Taslim menyampaikan permohonan maaf dari Kepala Kanwil Kemenag Sulteng yang tidak dapat hadir langsung karena adanya tugas dinas lain. Meski demikian, beliau menegaskan rasa bangga yang amat besar dari institusi Kemenag terhadap konsistensi MTsN 2 Kota Palu.
"Terlaksananya Wisuda Tahfidz Angkatan ke-IV ini adalah bukti nyata komitmen, konsistensi, dan dedikasi madrasah dalam mencetak generasi penerus bangsa yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga memiliki fondasi spiritual yang kokoh," ujar Moh. Taslim di hadapan para hadirin.
Beliau menambahkan bahwa program ini adalah wujud nyata dari semboyan Madrasah Hebat, Madrasah Bermartabat.
Suasana haru menyelimuti halaman madrasah saat Moh. Taslim memberikan pesan khusus kepada para orang tua dan wali siswa yang hadir mendampingi putra-putrinya. Menurutnya, memiliki anak penghafal Al-Qur'an adalah investasi akhirat yang tidak ternilai harganya.
"Sebagaimana janji Allah dan Rasul-Nya, bahwa orang tua dari anak-anak penghafal Al-Qur'an kelak di hari kiamat akan dipakaikan mahkota yang sinarnya lebih terang dari cahaya matahari. Terima kasih Bapak dan Ibu, karena telah mendidik, mendoakan, dan mendukung putra-putrinya hingga mencapai titik ini," ungkapnya disambut tangis haru para orang tua.
Kepada 140 wisudawan dan wisudawati, Kabag TU mengingatkan bahwa momen wisuda ini bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari tanggung jawab besar yang baru.
Ada dua poin penting yang beliau tekankan kepada para siswa,
Muroja'ah yaitu terus menjaga dan merawat hafalan yang telah diraih, kemudian Implementasi Nilai yaitu mengamalkan ajaran Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
"Pesan saya, wisuda ini bukanlah garis akhir. Wisuda ini justru adalah awal dari tanggung jawab kalian yang sesungguhnya. Jadilah Al-Qur'an yang berjalan. Tunjukkan akhlak yang santun, hormati orang tua, hargai guru-guru kalian, dan jadilah teladan di tengah masyarakat," tegasnya.
Menutup sambutannya, Taslim berharap program tahfidz seperti ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan kualitas maupun kuantitasnya di masa mendatang.
Apresiasi mendalam juga dialamatkan kepada para ustadz dan ustadzah yang dengan penuh kesabaran telah membimbing para siswa.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Kemenag Kota Palu, Kepala MTs Negeri 2 Kota Palu, jajaran Wakil Kepala Madrasah, Ketua Komite, segenap dewan guru, staf tata usaha, serta panitia pelaksana yang telah sukses mengawal jalannya acara hingga berjalan khidmat dan lancar.