Siswa MAN 2 Kota Palu Wakili Indonesia pada ASMC 2026 di Malaysia
Ket: Dua siswa berprestasi MAN 2 Kota Palu, Moh. Irwansyah Junior Sastrio dan Andi Alif Toha, bersama Kepala Madrasah dan Wakil Kepala Madrasah Bidang Akademik
Palu (Kemenag Sulteng) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa madrasah di Sulawesi Tengah. Dua siswa MAN 2 Kota Palu berhasil meraih medali pada ajang seleksi nasional Asia Science Mathematics Competition (ASMC) 2026 dan berhak mewakili Indonesia pada babak Global Round yang akan digelar di Kuala Lumpur, 11–13 Juli 2026.
Kedua siswa tersebut adalah Moh. Irwansyah Junior Sastrio, siswa kelas XI yang meraih Medali Perak, serta Andi Alif Toha, siswa kelas X yang meraih Medali Perunggu pada kategori Junior Secondary. Hasil tersebut mengantarkan keduanya menjadi bagian dari delegasi Indonesia pada kompetisi sains dan matematika tingkat Asia.
Keberhasilan tersebut diraih setelah keduanya melewati rangkaian seleksi nasional yang ketat. Pada tahap awal, peserta mengikuti seleksi daring berbasis Computer Assisted Test (CAT) dengan pengawasan melalui Zoom Meeting. Mereka bersaing dengan ribuan pelajar dari berbagai sekolah dan madrasah di seluruh Indonesia untuk memperebutkan tiket menuju babak internasional.
Dalam kompetisi tersebut, peserta dituntut menyelesaikan soal-soal matematika dan sains berbasis Higher Order Thinking Skills yang menguji kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah sesuai standar internasional.
Kepala MAN 2 Kota Palu, Taufik, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang diraih kedua siswanya.
“Alhamdulillah, kami merasa sangat bersyukur dan bangga atas capaian luar biasa yang diraih oleh Moh. Irwansyah dan Andi Alif Toha. Ini adalah bukti nyata bahwa proses pembinaan yang konsisten di madrasah membuahkan hasil manis. Siswa kita memiliki kapasitas yang mampu bersaing serta unggul di bidang sains hingga menembus level internasional” ujar Kepala MAN 2 Kota Palu, Taufik, Jum'at (19/6/2026).
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta pendampingan intensif dari para guru pembina. Karena itu, madrasah akan terus memberikan dukungan penuh dalam menghadapi kompetisi tingkat Asia yang akan datang.
“Kami dari pihak madrasah bersama tim pembina terus mematangkan persiapan mereka. Kami juga memohon dukungan doa dari seluruh civitas akademika, orang tua, dan masyarakat Sulawesi Tengah agar anak-anak kita diberikan kelancaran, kesehatan, dan bisa membawa pulang hasil terbaik untuk mengharumkan nama Indonesia tercinta di panggung Asia” tambahnya.
Saat ini, kedua siswa tengah menjalani pembinaan dan pendalaman materi sebagai persiapan menghadapi Global Round ASMC 2026. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berprestasi dan berani bersaing di tingkat nasional maupun internasional.