33 Peserta OMI Kota Palu Melaju ke Tingkat Provinsi
Ket: Peserta jenjang SMA/MA mengikuti Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kota Palu Tahun 2026 di MAN 2 Kota Palu
Palu, Kemenag - Kantor Kementerian Agama Kota Palu menetapkan 33 peserta Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kota Palu Tahun 2026 yang berhak melanjutkan kompetisi ke tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Mereka terdiri atas 18 peserta jenjang Madrasah Aliyah/Sekolah Menengah Atas (MA/SMA), sembilan peserta jenjang Madrasah Tsanawiyah/Sekolah Menengah Pertama (MTs/SMP), serta enam peserta jenjang Madrasah Ibtidaiyah/Sekolah Dasar (MI/SD).
Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu tentang Penetapan Hasil OMI Tingkat Kota Palu Tahun 2026 yang ditetapkan di Palu pada 12 September 2026. Keputusan itu menyatakan peserta yang lolos pada tingkat kota berhak mengikuti OMI Tingkat Provinsi Tahun 2026.
Para peserta terpilih merupakan hasil kompetisi OMI Tingkat Kota Palu yang berlangsung pada 7 sampai 9 September 2026 di MAN 2 Kota Palu. Kompetisi ini diikuti 477 siswa yang berasal dari 57 madrasah, 12 sekolah umum, dan satu pondok pesantren.
Pada jenjang MA/SMA, sebanyak 18 peserta lolos dalam enam bidang studi. Bidang Biologi diwakili Nadira Mayumi Assyakirah dari SMA Al-Azhar Mandiri Palu, Anna Althafunnisa dari MAN 2 Kota Palu, dan Aisyah Nurrahmah dari MAN Insan Cendekia Kota Palu.
Pada bidang Ekonomi, peserta yang lolos ialah Filzah Tri Adiningtyas dari SMA Al-Azhar Mandiri Palu, Mohammad Rafa Dzaky Khairy dari MAN Insan Cendekia Kota Palu, dan Nureza Aditya Putra dari MAN Insan Cendekia Kota Palu.
Bidang Fisika diwakili Ahid Tamami El Ghifari dari MA Al-Azhar Mandiri Boarding School Palu, Moh. Alief dari SMA Al-Azhar Mandiri Palu, dan Amnah Mursan dari MAN Insan Cendekia Kota Palu.
Pada bidang Geografi, peserta yang lolos ialah Cikal Ayundya Sabara dari SMA Al-Azhar Mandiri Palu, Andi Nur Inaayah dari MAN Insan Cendekia Kota Palu, dan Vahmy S.D. Madusila dari SMAN Model Terpadu Madani.
Bidang Kimia diwakili Hafizah Almar'atu Soliha dari MAS Putri Aisyiyah Palu, Ratu Mutiara Rahmah dari SMA Al-Azhar Mandiri Palu, dan Almira Nur Azizah dari SMA Al-Azhar Mandiri Palu.
Sementara itu, bidang Matematika jenjang MA/SMA diwakili Ayatullah Khomeini dan Muhammad Muaz Daffa dari SMA Al-Azhar Mandiri Palu, serta Zulfa Bekti Himawan dari MAN Insan Cendekia Kota Palu.
Pada jenjang MTs/SMP, sembilan peserta lolos dalam tiga bidang studi. Bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) diwakili Muhammad Fathir T. dari SMP Al-Azhar Mandiri Palu serta Najwa Ramadhani dan Naila Azzahwa dari SMP Negeri 1 Palu.
Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) diwakili Wildan Rakha Raditya dan Kinan Arimbi Sahrulputri dari SMP Al-Azhar Mandiri Palu, serta Fazril Falaq dari SMP Negeri 1 Palu.
Adapun bidang Matematika jenjang MTs/SMP diwakili Mohammad Hafidz Marzein, Dzakie Wira Kenzie, dan Zakiya Nirmala Aisya dari SMP Al-Azhar Mandiri Palu.
Pada jenjang MI/SD, enam peserta lolos dalam dua bidang studi. Bidang Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) diwakili Afiqah Saffanah dari SD Al-Azhar Mandiri Palu serta Felani Mustika Sari dan Mahmud Auliya Wahid dari SD Unggulan Putra Kaili Permata Bangsa.
Bidang Matematika jenjang MI/SD diwakili Muhammad Al Fatih dan Kayla Putri Salsabila dari SD Al-Azhar Mandiri Palu, serta Sari Kendari dari SD Unggulan Putra Kaili Permata Bangsa.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Dr. H. Ahmad Hasni, S.Pd.I., M.Pd.I., mengharapkan para wakil Kota Palu mampu mencatatkan lebih banyak prestasi pada tingkat provinsi, mengharumkan nama Kota Palu, dan melanjutkan capaian hingga tingkat nasional.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan peserta didik oleh madrasah. Sejak pembukaan OMI, kepala madrasah telah diminta memberikan perhatian terhadap pengembangan kemampuan peserta agar mampu menampilkan hasil terbaik dalam kompetisi.
Kelolosan 33 peserta tersebut menjadi awal perjuangan berikutnya. Para peserta diharapkan terus mempersiapkan diri dan meningkatkan penguasaan bidang studi masing-masing agar dapat bersaing secara optimal pada OMI Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026.
