Semangat Berbagi Idul Adha, Keluarga Besar Madrasah Aliyah Negeri Buol Sembelih Tiga Ekor Sapi Kurban
Ket: Dokumentasi kegiatan penyembelihan 3 ekor sapi kurban di MAN Buol
MAN Buol (Kemenag Sulteng) - Dalam rangka menyambut dan merayakan Idul Adha 1447 Hijriah, keluarga besar Madrasah Aliyah Negeri(MAN) Buol kembali melaksanakan kegiatan penyembelihan hewan kurban di lingkungan madrasah, Rabu (27/5/2026). Tahun ini, MAN Buol berhasil menyembelih tiga ekor sapi kurban yang berasal dari partisipasi dan gotong royong para guru serta staf Tata Usaha ASN/P3K di lingkungan madrasah tersebut.
Kegiatan penyembelihan dilaksanakan di halaman madrasah dan berlangsung dengan penuh khidmat serta kebersamaan. Sejak pagi hari, suasana kekeluargaan begitu terasa ketika para guru, staf, dan panitia kurban bersama-sama mempersiapkan seluruh kebutuhan pelaksanaan kurban. Sebanyak 21 orang guru dan staf TU tercatat sebagai anggota kurban tahun ini.
Sebelum proses penyembelihan dilakukan, panitia terlebih dahulu melaksanakan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban. Pemeriksaan dilakukan dengan memperhatikan kondisi fisik sapi guna memastikan bahwa hewan yang akan disembelih dalam keadaan sehat dan layak sesuai syariat Islam. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab panitia agar pelaksanaan ibadah kurban berjalan dengan baik dan memenuhi ketentuan agama.
Kepala MAN Buol, Salman Dj Adjud, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas semangat kebersamaan keluarga besar madrasah yang terus terjaga setiap tahunnya. Menurutnya, kegiatan kurban bukan hanya menjadi bentuk ibadah semata, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah dan kepedulian sosial antarwarga madrasah dan masyarakat sekitar.
“Ada tiga ekor sapi kurban yang merupakan hasil patungan dana dari 21 guru dan staf TU ASN/P3K. Alhamdulillah semuanya siap disembelih di madrasah kami sesuai syariat Islam,” ujarnya bangga.
Sementara itu, Ketua Panitia Kurban, Ibnu Hajar Salim, menjelaskan bahwa dua ekor sapi berukuran besar dibeli dari Desa Nandu, Kecamatan Gadung, sedangkan satu ekor sapi Bali lainnya berasal dari Desa Maniala, Kecamatan Tiloan. Menurutnya, meskipun menjelang Hari Raya Idul Adha harga hewan ternak cenderung meningkat, panitia masih bersyukur mendapatkan sapi dengan ukuran yang cukup besar dan kualitas yang baik.
“Alhamdulillah, kami masih mendapatkan sapi dengan ukuran besar, dengan rata-rata estimasi bobot daging sekitar 60 hingga 70 kilogram per ekor. Daging kurban nantinya dibagikan kepada ratusan siswa serta keluarga kurang mampu yang berada di sekitar lingkungan madrasah,” jelasnya.
Proses penyembelihan hewan kurban dimulai sesaat setelah pelaksanaan salat Idul Adha selesai. Setelah itu, panitia bersama para guru dan staf langsung melakukan proses pemotongan, penimbangan, hingga pengemasan daging kurban. Pembagian daging kepada penerima manfaat dilakukan setelah salat Zuhur dengan menggunakan sistem kupon agar pembagian berlangsung tertib dan merata.
Menjelang sore hari, seluruh rangkaian kegiatan penyembelihan dan pembagian daging kurban selesai dilaksanakan. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat berbagi, kepedulian sosial, dan kebersamaan keluarga besar MAN Buol dalam merayakan Hari Raya Idul Adha tahun ini. (SH-MANBuol)