Pembinaan ASN Banggai Laut, Kabag TU Kemenag Sulteng Dorong Transformasi Mental dan Profesionalisme
Ket: Kabag TU Kemenag Sulteng H. Moh Taslim saat memberikan arahan
Banggai Laut (Kemenag Sulteng) – Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU) Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, H. Moh. Taslim, memberikan penguatan karakter dan etos kerja dalam kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kantor Kemenag Kabupaten Banggai Laut, Rabu (29/04/2026).
Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya transformasi mentalitas bagi seluruh pegawai untuk mewujudkan birokrasi yang religius dan profesional.
.jpeg)
Mengusung tema "Mengabdi dengan Hati, Melayani dengan Integritas", Taslim, menyoroti fenomena mindset ASN yang masih terjebak dalam zona nyaman. Beliau memaparkan siklus negatif di mana pandangan "bekerja secukupnya saja karena posisi sudah aman sampai pensiun" mengakibatkan hasil birokrasi yang kurang profesional.
"Kita harus memutus rantai mindset lama itu. Keberlangsungan karier kita sebagai ASN sangat ditentukan oleh kinerja dan kapasitas diri. Jika mindset ini berubah, maka setiap individu akan belajar keras meningkatkan kapasitasnya, yang pada akhirnya melahirkan birokrasi profesional yang membanggakan," tegas Taslim di ruang pertemuan Kantor Kemenag setempat
Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa fondasi moral kerja dalam Islam adalah ibadah. Hal ini mencakup tiga pilar utama: Amanah dalam tugas sebagai titipan Tuhan, Ikhlas melayani tanpa pamrih atau pungutan liar, serta Keadilan dalam melayani tanpa membedakan latar belakang masyarakat.
“Nilai-nilai ini harus dibarengi dengan kompetensi yang terus diasah dan harmonisasi lingkungan kerja yang kondusif.”terangnya
Menyikapi tantangan di era digital, Taslim juga memberikan perhatian khusus pada peran guru Kemenag. Beliau menyatakan keprihatinannya atas krisis adab dan kemunduran moral siswa yang kerap terjadi akibat pengaruh media sosial. Sebagai solusi, beliau memperkenalkan konsep "Kurikulum Berbasis Cinta".
"Pendidikan bukan sekadar transfer pengetahuan atau kognitif, tapi pembentukan karakter. Kurikulum berbasis cinta menitikberatkan pada pengalaman emosional yang bermuara pada nilai kasih sayang. Kita harus memanusiakan siswa sesuai nilai agama dan akhlak agar tercipta hubungan pendidik-siswa yang harmonis," tambahnya.
.jpeg)
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Banggai Laut, H. Riatman A. Nursin, menyambut hangat kunjungan pembinaan dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Sulawesi Tengah, beliau menekankan bahwa kehadiran Kabag TU harus dijadikan momentum bagi seluruh ASN di Banggai Laut untuk melakukan evaluasi diri dan transformasi kinerja
“Atas nama pribadi dan jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Laut, saya menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah yang telah berkenan hadir untuk memberikan pembinaan kepada seluruh ASN di lingkungan Kemenag Banggai Laut.” Ungkapnya
Ia juga mengatakan bahwa kegiatan pembinaan ini memiliki arti yang sangat penting dan strategis dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia ASN, khususnya dalam memperkuat karakter, integritas, profesionalisme, serta etos kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (MH).

.jpeg)


