Kakan Kemenag Banggai Apresiasi Gerakan Subuh Berkah, Gubernur Sulteng Ajak Masyarakat Makmurkan Masjid
Ket: Kakan Kemenag Banggai Drs. H. Suardi Kandjai, M.Pd
Banggai (Kemenag Sulteng). Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Agung An-Nur Luwuk saat ratusan jemaah memadati saf-saf salat dalam kegiatan Subuh Berkah bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Kamis (6/8/2026). Momentum yang mempertemukan unsur pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat tersebut menjadi wujud nyata penguatan syiar Islam sekaligus ikhtiar membudayakan salat subuh berjamaah sebagai fondasi membangun masyarakat yang religius dan berkarakter.
Di tengah kebersamaan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, H. Suardi Kandjai menyampaikan apresiasi atas komitmen Gubernur Sulawesi Tengah dalam menghidupkan gerakan salat subuh berjamaah sebagai bagian dari penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat. Menurutnya, gerakan tersebut merupakan ikhtiar yang patut disyukuri karena tidak hanya mengajak umat memakmurkan masjid, tetapi juga membentuk karakter religius dan memperkuat ukhuwah.
"Gerakan salat subuh berjamaah yang digagas Bapak Gubernur Sulawesi Tengah merupakan langkah yang sangat baik dan patut diapresiasi. Ini adalah ikhtiar bersama untuk menghidupkan masjid serta menanamkan semangat ibadah di tengah masyarakat," ujarnya.
Lebih lanjut, Suardi mengingatkan tentang hadist Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam yang menyebutkan bahwa salat Isya dan salat Subuh merupakan salat yang paling berat bagi orang munafik. Karena itu, menurutnya, kehadiran umat Islam pada dua waktu tersebut menjadi salah satu indikator kesungguhan dalam menjalankan keimanan. Ia juga mengaitkan gerakan tersebut dengan keberhasilan kampanye salat subuh berjamaah yang pernah digaungkan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdoğan, sebagai inspirasi dalam membangun generasi berkarakter Islami.
"Semoga gerakan ini membumi di Sulawesi Tengah, termasuk di Kabupaten Banggai. Program 'Berani Berkah' yang dipadukan dengan gerakan Sulteng Mengaji sejalan dengan program Banggai Mengaji yang telah dicanangkan Pemerintah Kabupaten Banggai. Mudah-mudahan seluruh ikhtiar ini mendapat rida dan bimbingan Allah Subhanahu wa Ta'ala serta melahirkan generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia," tutupnya.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sulawesi Tengah, H. Anwar Hafid, menyampaikan tausiah Subuh yang menekankan bahwa Subuh Berkah bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan ikhtiar bersama untuk menghadirkan keberkahan dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah. Menurutnya, pembangunan yang berkelanjutan harus diawali dengan penguatan nilai-nilai spiritual agar setiap langkah yang ditempuh senantiasa mendapat rida Allah SWT.

Dalam tausiahnya, H. Anwar Hafid menguraikan tiga kunci utama dalam mewujudkan kehidupan yang penuh keberkahan. Pertama, menjadikan tawakal sebagai landasan hidup dengan berserah diri dan menggantungkan harapan hanya kepada Allah SWT, sebagaimana firman-Nya dalam Surah At-Talaq ayat 3, "Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya." Menurutnya, ketika urusan dunia diserahkan kepada Allah, hati akan menjadi tenang, rezeki dipermudah, dan setiap persoalan diberi jalan keluar. Nilai inilah yang menjadi fondasi spiritual dalam menghadapi berbagai dinamika pembangunan.
Kedua, Gubernur mengajak seluruh masyarakat untuk memakmurkan masjid sebagai bagian dari upaya membangun daerah yang diberkahi. Ia menegaskan bahwa salat Subuh berjamaah merupakan wujud kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus sarana membentuk pribadi yang disiplin, jujur, dan peduli terhadap sesama. Dari masjid, lanjutnya, akan lahir sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI/Polri, tokoh agama, dan masyarakat dalam mewujudkan Sulawesi Tengah yang aman, damai, dan sejahtera.
Sementara itu, kunci ketiga adalah menjadikan Subuh Berkah sebagai budaya yang terus dilestarikan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk mengajak keluarga, anak-anak, dan lingkungan sekitar agar membiasakan salat Subuh berjamaah sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Mengakhiri tausiahnya, Gubernur H. Anwar Hafid memanjatkan doa agar Allah SWT senantiasa melimpahkan keberkahan, perlindungan, dan kekuatan kepada masyarakat serta para pemimpin dalam mengemban amanah.
"Ya Allah, jadikanlah kami hamba-hamba yang bertawakal kepada-Mu, berkahi langkah kami, dan berkahi daerah kami," doa Gubernur, seraya berharap Kabupaten Banggai dan Sulawesi Tengah senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT.
Kegiatan tersebut juga turut diikuti oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai, Jajaran Perangkat Daerah, ASN Kemenag Banggai, Ketua MUI Kab. Banggai bersama jajaran pengurus, Ketua DMI Kab. Banggai bersama jajaran pengurus, Ketua IPIM Kab. Banggai, tokoh agama, tokoh masyarakat, majelis taklim se-Kota Luwuk serta jamaah Solat Subuh lainnya.


