Usai Ikuti Diksar di Markas PMI, Anggota PMR MAN 1 Parigi Terima Slayer dan Bet
Ket: Foto bersama
Parigi Moutong — Setelah mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diksar) di Markas PMI Kabupaten Parigi Moutong, anggota Palang Merah Remaja (PMR) MAN 1 Parigi melaksanakan kegiatan penerimaan slayer dan bet PMR sebagai bentuk pengukuhan dan penguatan identitas anggota PMR di lingkungan madrasah.
Kegiatan penerimaan slayer dan bet tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Para peserta didik yang telah mengikuti rangkaian Diksar mendapatkan atribut sebagai tanda bahwa mereka telah menjadi bagian dari keluarga besar PMR MAN 1 Parigi.

Sebelumnya, para calon anggota PMR MAN 1 Parigi mengikuti Diksar yang dilaksanakan di Markas PMI Kabupaten Parigi Moutong selama 4 hari dan di ikuti oleh 3 skolah. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi peserta didik untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan dasar kepalangmerahan, sekaligus membangun karakter disiplin, tanggung jawab, kepedulian, serta jiwa kemanusiaan.
Melalui Diksar, peserta mendapatkan pengalaman berharga tentang pentingnya membantu sesama, bekerja sama dalam tim, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memiliki keberanian dalam menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan pertolongan.

Penerimaan slayer dan bet menjadi momentum penting bagi anggota PMR untuk mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang telah diperoleh selama mengikuti Diksar. Atribut tersebut bukan hanya menjadi identitas organisasi, tetapi juga mengandung tanggung jawab moral bagi setiap anggota untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaann.
Dengan diterimanya slayer dan bet, anggota PMR MAN 1 Parigi diharapkan semakin percaya diri, disiplin, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugasnya. .
Selamat kepada anggota PMR MAN 1 Parigi. Jadikan slayer dan bet yang dikenakan sebagai simbol semangat untuk terus belajar, peduli, menolong, dan mengabdi kepada sesama.
