Pembinaan Juri UDG di Banggai Jadi Langkah Strategis Menyongsong Ajang Provinsi 2026 dan Nasional 2027
Ket: Penyelenggara Hindu Kemenag Banggai I Kadek Dwijarinata, S.Ag Bersama Ketua LPDG Provinsi, Ketua LPDG Kabupaten Banggai, Ketua PHDI Banggai, WHDI, Perada dan Prajaniti Kabupetan Banggai, serta para Penyuluh Agama Hindu
Banggai (Kemenag Sulteng). Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai, I Kadek Dwijarinata, menghadiri kegiatan Pembinaan dan Pelatihan Dewan Juri Utsawa Dharma Gita (UDG) yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan Dharma Gita (LPDG) Kabupaten Banggai. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (22/11/2025) di Hotel Santika Luwuk ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas juri untuk menghadapi Utsawa Dharma Gita tingkat Provinsi 2026 dan persiapan menuju tingkat nasional tahun 2027.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Banggai yang diwakili Sekretaris Daerah Banggai Mohammad Ramli Tongko, hadir pula Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sulteng I Nyoman Sujaya, Ketua LPDG Provinsi Cokorda Agung Jaya Semara, Ketua LPDG Kabupaten Banggai I Putu Gumi, Ketua PHDI Banggai I Nyoman Sumerta, Organisasi Hindu yang terdiri dari WHDI, Perada dan Prajaniti Kabupaten Banggai serta para Penyuluh Agama Hindu.
Sebagai Penyelenggara Hindu Kemenag Banggai, I Kadek Dwijarinata menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap kegiatan pembinaan juri ini.

"Pelatihan ini sangat penting untuk memastikan bahwa para juri memiliki standar penilaian yang seragam, objektif, dan selaras dengan nilai-nilai dharma. Kami berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan penuh kesungguhan sehingga nantinya mampu menjadi juri yang kompeten, berintegritas, dan berjiwa dharma dalam setiap keputusan yang diambil," ucapnya.
Ia juga menambahkan bahwa peningkatan kualitas juri merupakan salah satu aspek kunci dalam memajukan prestasi Utsawa Dharma Gita di Kabupaten Banggai.
"Kementerian Agama akan terus mendukung pembinaan dan peningkatan kapasitas juri serta peserta, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan tradisi suci Dharma Gita," tambahnya.
Pembimas Hindu Kanwil Kemenag Sulteng, I Nyoman Sujaya, dalam sambutannya menegaskan pentingnya peningkatan kualitas juri sebagai kunci keberhasilan Utsawa Dharma Gita. Ia menyampaikan harapan agar Kabupaten Banggai kembali meraih juara umum pada tahun 2026.
"Seperti yang disampaikan Ketua LPDG Provinsi, seluruh kabupaten tengah berlomba mempersiapkan juri serta peserta untuk tampil maksimal di tingkat provinsi tahun 2026, sebelum melangkah ke tingkat nasional 2027," ujarnya.
melalui sambutan Bupati Banggai yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Banggai Moh. Ramli Tongko menekankan bahwa Utsawa Dharma Gita adalah wahana strategis dalam memperkuat identitas spiritual dan memperdalam pemahaman ajaran agama.
"Pelatihan juri bukan kegiatan biasa. Juri adalah penjaga standar, penjaga nilai, sekaligus penopang kelanjutan tradisi," ungkapnya.
Pemda Banggai juga menegaskan komitmennya memberikan ruang dan dukungan yang merata bagi seluruh umat beragama, termasuk umat Hindu.
Ada dua pesan utama dari pemerintah daerah. Pertama Moderasi Beragama,
UDG harus menjadi wadah memperkokoh sikap toleran, rukun, dan harmonis antar dan intern umat. Kedua Pembinaan Generasi Muda Hindu Melalui UDG, generasi muda belajar disiplin, etika, estetika, dan kehalusan bahasa.
Pemerintah mendorong sinergi antara PHDI, LPDG, dan Pemda dalam pembinaan keberlanjutan. Dengan bekal pelatihan tersebut, diharapkan Kabupaten Banggai siap tampil maksimal pada Utsawa Dharma Gita tingkat provinsi tahun 2026 dan melangkah mantap menuju tingkat nasional pada tahun 2027.

