Kemenag Sulteng Perkuat Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta melalui Webinar Nasional
Ket: Peserta Webinar Nasional
Palu (Kemenag Sulteng) - Dalam rangka memperkuat implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) pada awal Tahun Pelajaran 2026/2027, Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah bersama Kelompok Kerja Pengawas Madrasah (Pokjawas) Provinsi Sulawesi Tengah menyelenggarakan Webinar Nasional bertema "Mengawal Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta untuk Mewujudkan Madrasah yang Bermutu, Humanis, dan Berkarakter."
Webinar dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah yang memberikan arahan mengenai pentingnya pendampingan dan penguatan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta di seluruh madrasah. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah dalam menyiapkan guru, kepala madrasah, dan pengawas madrasah agar siap menerapkan KBC secara serentak mulai Tahun Pelajaran 2026/2027.
Sebanyak 1.748 peserta terdaftar mengikuti kegiatan ini. Peserta terdiri atas pengawas madrasah, kepala madrasah negeri dan swasta, serta guru jenjang Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA) negeri maupun swasta se-Provinsi Sulawesi Tengah. Selain itu, webinar juga diikuti peserta dari berbagai daerah di luar Sulawesi Tengah, di antaranya Bekasi, Jakarta, Sulawesi Tenggara, dan Ternate.
Kegiatan menghadirkan Koordinator Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Pendidikan, Organisasi Keagamaan, dan Moderasi Beragama sebagai pembicara utama. Sementara itu, materi teknis disampaikan oleh Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Keagamaan Kementerian Agama RI serta Tim Pengembang Kurikulum Madrasah Direktorat KSKK Madrasah Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Melalui webinar ini, peserta memperoleh penguatan mengenai konsep, strategi, dan langkah-langkah implementasi Kurikulum Berbasis Cinta sebagai pendekatan pembelajaran yang menekankan penguatan karakter, nilai-nilai kemanusiaan, moderasi beragama, serta terciptanya lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan menyenangkan.
Pelaksanaan webinar juga menjadi wadah peningkatan kompetensi bagi guru, kepala madrasah, dan pengawas madrasah dalam mendukung pengembangan profesi berkelanjutan. Penguatan kompetensi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pendidikan madrasah di Sulawesi Tengah sekaligus memastikan implementasi Kurikulum Berbasis Cinta berjalan secara optimal di setiap satuan pendidikan.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta, panitia memberikan e-sertifikat kepada seluruh peserta yang mengikuti kegiatan sesuai ketentuan.
Melalui kegiatan ini, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas sumber daya manusia madrasah melalui berbagai program pengembangan kompetensi. Langkah tersebut diharapkan mampu mewujudkan madrasah yang bermutu, humanis, berkarakter, serta melahirkan generasi yang unggul, moderat, dan berdaya saing sesuai dengan semangat Kurikulum Berbasis Cinta.
Kegiatan yang berlangsung secara daring pada 11–12 Juli 2026 tersebut secara resmi ditutup oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah.
