Lewati ke konten utama
Logo
30 Oktober 2026 14:23:50 110

PKL Perdana Dituntaskan, MAN 1 Kota Palu Perkuat Kemitraan dengan 19 DUDI

Ket: Foto : Foto bersama dengan mitra DUDI


Palu (Humas) — Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) angkatan pertama MAN 1 Kota Palu resmi memasuki garis akhir. Tak sekadar menarik kembali murid dari tempat praktik, madrasah menjadikan momentum tersebut sebagai titik evaluasi sekaligus memperkuat kemitraan strategis dengan dunia kerja.

MAN 1 Kota Palu menggelar seremoni penarikan murid PKL sekaligus silaturahmi bersama 19 mitra Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang selama pelaksanaan program telah menjadi tempat belajar, berlatih, dan mengenal budaya kerja secara langsung bagi murid MAN 1 Kota Palu.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi MAN 1 Kota Palu sebagai madrasah berstatus Plus Keterampilan. PKL yang dilaksanakan untuk pertama kalinya bukan hanya menghadirkan pengalaman baru bagi murid, tetapi juga membuka ruang evaluasi terhadap kesiapan madrasah dalam menghubungkan pembelajaran keterampilan dengan kebutuhan nyata dunia kerja.

Mewakili Kepala MAN 1 Kota Palu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum, Drs. H. Haerudin, M.PKim., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh mitra DUDI yang telah membuka ruang belajar bagi murid selama mengikuti PKL.

 

Menurutnya, kontribusi mitra tidak hanya berupa penyediaan tempat praktik, tetapi juga pendampingan, transfer pengalaman, pengetahuan, serta pengenalan budaya kerja yang tidak seluruhnya dapat diperoleh murid melalui pembelajaran di ruang kelas.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan PKL tahun ini merupakan angkatan pertama MAN 1 Kota Palu. Karena itu, madrasah tidak menutup mata terhadap berbagai kekurangan yang masih ditemukan selama pelaksanaan program.

Sejumlah aspek, kata dia, akan menjadi bahan evaluasi serius, terutama terkait durasi pelaksanaan PKL, kesiapan murid sebelum diterjunkan ke lapangan, hingga berbagai teknis pelaksanaan dan koordinasi dengan mitra DUDI.

Evaluasi tersebut diperlukan agar pelaksanaan PKL berikutnya semakin terencana, efektif, dan benar-benar mampu menjawab kebutuhan pengembangan kompetensi murid.

Dukungan terhadap langkah MAN 1 Kota Palu juga disampaikan Kepala Seksi Pendidikan Islam Kantor Kementerian Agama Kota Palu, Satar S. Laupo, S.Ag., M.Pd.I., yang hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Palu.

Satar mengapresiasi keberanian MAN 1 Kota Palu menghadirkan PKL sebagai salah satu inovasi penguatan program MAN 1 Plus Keterampilan.

Menurutnya, program tersebut memberikan kesempatan kepada murid untuk keluar dari pola pembelajaran yang hanya bertumpu pada teori. Melalui PKL, murid berhadapan langsung dengan lingkungan kerja, tuntutan kedisiplinan, tanggung jawab, komunikasi, serta penyelesaian pekerjaan secara nyata.

Pengalaman tersebut sekaligus menjadi ruang bagi murid untuk mengaplikasikan keterampilan yang telah diperoleh selama proses pembelajaran di madrasah.

PKL juga dinilai menjadi jembatan penting antara pendidikan madrasah dan kebutuhan dunia kerja. Murid tidak hanya dipersiapkan memiliki pengetahuan akademik dan karakter keagamaan, tetapi juga keterampilan yang dapat menjadi bekal ketika melanjutkan pendidikan maupun memasuki kehidupan profesional.

Apresiasi juga datang dari pihak DUDI. Owner Cendana Grafika Advertising, yang mewakili 19 mitra, memberikan penilaian positif terhadap murid MAN 1 Kota Palu yang telah menjalani PKL.

Selama berada di lingkungan kerja, para murid mendapatkan pengalaman yang lebih luas daripada sekadar mempraktikkan kemampuan teknis. Mereka belajar tentang disiplin waktu, budaya kerja, kewirausahaan, tanggung jawab, hingga pengalaman menjalankan sebuah usaha.

Namun, mitra juga memberikan catatan penting untuk pengembangan program selanjutnya. Salah satunya terkait durasi PKL yang dinilai masih perlu diperpanjang agar proses adaptasi dan pembelajaran murid di dunia kerja berlangsung lebih optimal.

Durasi PKL pada periode mendatang diharapkan dapat berlangsung satu hingga dua bulan, bahkan hingga tiga bulan sebagaimana praktik magang yang telah diterapkan di sejumlah sekolah lainnya. Waktu yang lebih panjang dinilai akan memberikan kesempatan kepada murid untuk memahami ritme kerja secara lebih utuh sekaligus meningkatkan kompetensi mereka.

Masukan tersebut menjadi bagian penting dari evaluasi program perdana ini. MAN 1 Kota Palu dan mitra DUDI memiliki kepentingan yang sama: memastikan PKL tidak berhenti sebagai kegiatan formal, melainkan benar-benar menjadi proses pembelajaran berbasis pengalaman yang memberikan dampak nyata bagi murid.

Pihak DUDI juga menegaskan kesiapannya untuk terus melanjutkan kerja sama dengan MAN 1 Kota Palu. Komitmen tersebut memiliki landasan yang kuat karena kemitraan antara madrasah dan DUDI telah diperkuat melalui Nota Kesepahaman atau MoU selama tiga tahun.

Kerja sama jangka menengah tersebut membuka peluang pengembangan program yang lebih luas. Tidak hanya terkait penempatan murid PKL, tetapi juga berpotensi menjadi ruang kolaborasi dalam peningkatan kompetensi, penguatan kewirausahaan, sinkronisasi keterampilan dengan kebutuhan dunia kerja, serta pengembangan kualitas program keterampilan madrasah.

Ceremoni penarikan PKL akhirnya bukan sekadar penanda berakhirnya masa praktik murid. Bagi MAN 1 Kota Palu, kegiatan tersebut justru menjadi awal untuk membangun standar pelaksanaan PKL yang lebih matang pada tahun-tahun berikutnya.

Madrasah kini memiliki pengalaman lapangan, masukan dari mitra, serta bahan evaluasi konkret untuk menyempurnakan program. Keberanian memulai PKL angkatan pertama sekaligus menjadi langkah strategis dalam mempertegas identitas MAN 1 Kota Palu sebagai madrasah yang tidak hanya membekali murid dengan pengetahuan akademik dan nilai keagamaan, tetapi juga keterampilan menghadapi dunia nyata.

Kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan dan cenderamata dari MAN 1 Kota Palu kepada 19 mitra DUDI. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kepercayaan, pendampingan, dan kontribusi dunia usaha dan dunia industri dalam memberikan pengalaman kerja kepada murid.

Dari ruang kelas menuju dunia kerja, PKL angkatan pertama telah membuka babak baru bagi MAN 1 Kota Palu. Evaluasi kini menjadi pekerjaan berikutnya agar program tersebut tumbuh semakin kuat, relevan, dan mampu melahirkan lulusan madrasah yang tidak hanya unggul secara akademik dan berkarakter, tetapi juga terampil, adaptif, disiplin, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja dan kewirausahaan.

HUBUNGI KAMI

JL. Prof Moh Yamin, Birobuli Utara, Kec. Palu Selatan Kota Palu, Sulawesi Tengah 94231

0811-5880-7272

kanwilsulteng@kemenag.go.id

TAUTAN TERKAIT

CHAT KAMI (Klik Sekarang)

Beranda

Download Informasi Penting

PPID

Permohonan Data

IKUTI KAMI
UNIT KERJA
Sekretariat
Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam
Pendidikan Madrasah
Bimbingan Masyarakat Islam
Bimbingan Masyarakat Kristen
Bimbingan Masyarakat Katolik
Pembimbing Masyarakat Hindu
Pembimbing Masyarakat Buddha
Statistik Pengunjung
User Aktif (Realtime)
10
Kunjungan Hari Ini 10
Kunjungan Kemarin 804
Kunjungan Bulan Ini 42,821
Total Kunjungan 637,748
Total Tayangan Halaman 1,316,438
Updated 02:18:29 AM Auto 15s