Rakor Pokjawas Madrasah Sulteng, Kakanwil Ingatkan Peran Pengawas dalam Penerapan KBC
Ket: Foto bersama
Tolitoli (Kemenag Sulteng) - Rapat Koordinasi Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Provinsi Sulawesi Tengah Tahun 2026 yang dipusatkan di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tolitoli menjadi forum pembahasan penguatan peran pengawas dalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Dalam arahannya secara virtual, Rabu (28/10/2026), Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah, Junaidin, menyampaikan bahwa implementasi KBC di madrasah se-Sulawesi Tengah telah mencapai 95,5 persen.
Kakanwil mengulas tugas pokok dan fungsi pengawas madrasah serta mengingatkan pentingnya peran mereka dalam penerapan KBC. Menurutnya, nilai-nilai cinta perlu menjadi landasan bagi kepala madrasah, guru, dan pengawas dalam menjalankan tugas pendidikan. Ia juga mengingatkan pentingnya membudayakan ekoteologi di lingkungan madrasah.

"Kurikulum Berbasis Cinta harus menjadi ruh bagi kepala madrasah, guru, hingga pengawas dalam memberikan pengajaran di madrasah. Selain itu, konsep ekoteologi juga harus terus kita dorong dan budayakan di lingkungan madrasah," ujar Junaidin.
Rakor yang berlangsung pada 28–30 Oktober 2026 tersebut diikuti para pengawas madrasah se-Sulawesi Tengah. Kegiatan mengusung tema "Satukan Visi Mengawal Madrasah Menuju Madrasah yang Hebat, Berprestasi, Bermutu, dan Mendunia" sebagai arah koordinasi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah.
Kepala Kantor Kemenag Tolitoli, Jumade, menyambut peserta dari berbagai daerah dan berharap rakor menghasilkan rumusan koordinasi yang mendukung kemajuan madrasah. Kemenag Tolitoli menjadi tuan rumah pelaksanaan rakor yang turut dihadiri Ketua Pokjawas Madrasah Provinsi Sulawesi Tengah, Yakub, serta para pengawas madrasah se-Sulawesi Tengah.


Lihat Juga :