Doa dan Dzikir Bersama Warnai Peringatan HUT ke-81 RI di MAN Buol
Ket: Dokumentasi kegiatan Do'a dan Dzikir bersama Keluarga Besar MAN Buol di Mushallah Assa'dah.
MAN Buol (Kemenag Sulteng) – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Buol melaksanakan kegiatan doa dan dzikir bersama di Mushallah Assa’adah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh murid kelas X dan XI serta sejumlah bapak dan ibu dewan guru MAN Buol.
Kegiatan doa dan dzikir bersama ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di lingkungan MAN Buol. Selain sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat kemerdekaan yang telah dirasakan bangsa Indonesia, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai religius, kebersamaan, serta rasa cinta tanah air kepada para murid.
Kepala MAN Buol, Salman Dj Adjud, menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan tersebut mengacu pada Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI Nomor 17 Tahun 2026 tanggal 17 Juli 2026 tentang Pedoman Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 pada Kementerian Agama. Pada poin 4 surat edaran tersebut disebutkan bahwa setiap satuan kerja (satker) diimbau untuk melaksanakan doa dan dzikir bersama.
“Kegiatan ini seyogianya dilaksanakan pada Ahad malam, tanggal 16 Agustus 2026 pukul 19.30 WITA. Namun, karena pertimbangan keamanan, terutama karena sebagian besar murid MAN Buol berdomisili di luar wilayah Kecamatan Biau, sehingga diputuskan untuk dilaksanakan pada Jumat pagi,” jelasnya.
Menurut Salman, perubahan waktu pelaksanaan tersebut tidak mengurangi makna dan nilai spiritual dari kegiatan. Justru, pelaksanaan pada pagi hari memberikan kesempatan kepada seluruh murid untuk mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan khusyuk di lingkungan madrasah.
“Meskipun demikian, hal ini tetap tidak mengurangi kesakralan dan aspek spiritual dari kegiatan,” lanjutnya.
Hal senada disampaikan Wakamad Bidang Kesiswaan MAN Buol, Ramli. Ia menjelaskan bahwa kegiatan doa dan dzikir bersama dipimpin oleh Ustadz Parto, salah seorang alumni MAN Buol yang telah menyelesaikan studinya di salah satu pondok pesantren ternama di Pulau Jawa.
Ramli menambahkan, seluruh murid telah diarahkan oleh guru piket sejak tiba di pintu gerbang madrasah agar segera mengambil air wudu dan menuju Mushallah Assa’adah untuk melaksanakan salat Dhuha. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan doa dan dzikir bersama.
“Seluruh murid sudah diarahkan oleh guru jaga ketika tiba di pintu gerbang agar mereka segera mengambil air wudu dan menuju Mushallah untuk melaksanakan salat Dhuha. Setelah itu dilanjutkan dengan doa dan dzikir bersama,” ungkapnya.
Sejak pukul 07.00 WITA, Mushallah Assa’adah telah dipenuhi oleh murid-murid MAN Buol. Suasana khusyuk begitu terasa ketika lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an, dzikir, dan doa menggema di lingkungan madrasah. Para murid mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib hingga selesai.
Melalui kegiatan tersebut, MAN Buol tidak hanya memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui berbagai kegiatan yang bersifat edukatif dan rekreatif, tetapi juga menghadirkan dimensi spiritual sebagai bentuk rasa syukur atas kemerdekaan. Doa dan dzikir bersama diharapkan menjadi sarana bagi seluruh keluarga besar MAN Buol untuk memanjatkan doa bagi kemajuan bangsa, keselamatan masyarakat, serta keberlanjutan pembangunan Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.
Dengan semangat kemerdekaan yang dipadukan dengan nilai-nilai keagamaan, MAN Buol berkomitmen menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan untuk membentuk generasi madrasah yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter religius, cinta tanah air, dan peduli terhadap sesama. (SH-MANBuol)