Sambutan Bersambung, Pesan yang Seirama: MTs Negeri 3 Kota Palu Ajak Civitas Akademika Meneladani Rasulullah ﷺ
Ket: Kepala MTs Negeri 3 Kota Palu, Hj. Rahma M. Naser, S.Ag., M.Pd., didampingi Kepala Urusan Tata Usaha Muchlis S. Thahir, S.S., M.M., bersama jajaran Kementerian Agama, pengurus komite, guru, mahasiswa PKL FKIP Untad, mahasiswa PPL UIN Datokarama Palu, dan seluruh siswa-siswi dalam rangkaian Peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ 1448 H di MTs Negeri 3 Kota Palu.
Sambutan Bersambung, Pesan yang Seirama: MTs Negeri 3 Kota Palu Ajak Civitas Akademika Meneladani Rasulullah ﷺ
Palu, 27 Agustus 2026 — Peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam 1448 H di MTs Negeri 3 Kota Palu berlangsung khidmat dan penuh makna. Rangkaian sambutan, arahan, dan hikmah Maulid yang disampaikan para tokoh menghadirkan pesan yang seirama: menjadikan Rasulullah ﷺ sebagai teladan dalam kehidupan, khususnya dalam dunia pendidikan.
Kegiatan diikuti seluruh siswa-siswi MTs Negeri 3 Kota Palu, civitas akademika madrasah, rekan-rekanita mahasiswa PKL FKIP Universitas Tadulako (Untad), serta mahasiswa PPL UIN Datokarama Palu. Turut hadir jajaran Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah dan Kota Palu, pengurus komite, serta para tamu undangan. Kepala Madrasah Hj. Rahma M. Naser, S.Ag., M.Pd., didampingi Kepala Urusan Tata Usaha Muchlis S. Thahir, S.S., M.M., turut mendampingi jalannya kegiatan.
Mengawali acara, Kepala Madrasah mengajak keluarga besar MTs Negeri 3 Kota Palu menjadikan Maulid sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah ﷺ dan menghadirkan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari. Pesan tersebut kemudian diperkuat Ketua Pengurus Komite Bambang Abu Julu, yang juga merupakan Penyuluh Agama Islam Kementerian Agama Kota Palu.
Arahan berikutnya disampaikan Kabag Tata Usaha Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah, H. Taslim, S.Ag., M.M. Dalam arahannya, ia mengajak para guru meneladani Rasulullah ﷺ sebagai mu’allim dan murabbi—bukan hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga membimbing dan membentuk karakter peserta didik. Empat sifat Rasulullah ﷺ, yakni ash-shiddiq, fathanah, amanah, dan tabligh, hendaknya tercermin dalam diri seorang pendidik. Guru tidak hanya mengajarkan akhlak, tetapi juga harus menjadi contoh nyata bagi peserta didik.
Pesan tersebut turut mengemuka dalam arahan jajaran Kementerian Agama Kota Palu yang diwakili Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam, H. Irsan, S.Ag., M.Pd.I., dan Kepala Seksi Pendidikan Islam, Satar S. Laupo, S.Ag., M.Pd.I., beserta jajaran.
Puncak kegiatan diisi hikmah Maulid oleh Ustadz Rifain, S.Ag. Beliau mengajak seluruh hadirin menjadikan Rasulullah ﷺ sebagai teladan dan menghadirkan akhlak beliau dalam kehidupan. Rasulullah ﷺ adalah sosok mu’allim yang mengajarkan ilmu sekaligus murabbi yang membimbing umat dengan keteladanan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad ﷺ di MTs Negeri 3 Kota Palu pun tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan yang mencerdaskan sekaligus membentuk generasi berakhlak mulia.
Sambutan boleh berganti, arahan boleh bersambung, namun pesannya tetap seirama: mencintai Rasulullah ﷺ dengan meneladani akhlak dan perjuangan beliau, red.