Kemenag Banggai Gaungkan Gerakan Banggai Mengaji dan Penguatan Majelis Taklim di Simpang Raya
Ket: Kakan Kemenag Banggai Bersama Camat Simpang Raya, Kepala Desa Mekar Mulya, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan Kepala KUA Simpang Raya
Banggai (Kemenag Sulteng). Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai menghadiri kegiatan Pengajian Rutin Ahad Legi Majelis Taklim Hubbul Wathon yang dirangkaikan dengan Peringatan 10 Muharram 1448 H di pelataran Mushollah At-Taqwa, Desa Mekar Mulya, Kecamatan Simpang Raya. Minggu (28/6/2026).
Kegiatan dimulai tepat pukul 09.00 WITA dengan pelaksanaan istighosah yang dipimpin oleh KH. Moh. Yahya. Suasana khidmat dan penuh kekhusyukan mewarnai rangkaian acara yang diikuti oleh jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Simpang Raya.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Perwakilan Camat Simpang Raya, Kepala Desa Mekar Mulya, tokoh agama, tokoh masyarakat, Kepala KUA Simpang Raya beserta jajaran, para Penyuluh Agama Islam serta Perwakilan dari 42 Majelis Taklim se-Kecamatan Simpang Raya.
Selain pengajian rutin, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan 16 Surat Keterangan Terdaftar (SKT) Majelis Taklim yang telah terdaftar dalam Sistem Informasi Manajemen Penerangan Agama Islam (SIMPENAIS). Pada kesempatan yang sama, Kemenag Banggai turut meluncurkan Program Banggai Mengaji sebagai upaya memperkuat literasi Al-Qur'an di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Kakan Kemenag Banggai, H. Suardi Kandjai, menyampaikan harapannya agar 16 Majelis Taklim yang telah terdaftar dalam SIMPENAIS dapat menjadi percontohan bagi majelis taklim lainnya untuk melakukan pendataan dan penguatan kelembagaan.

"Kami berharap 16 Majelis Taklim ini menjadi majelis percontohan yang telah terdata dalam SIMPENAIS dan mampu menjadi roda penggerak dalam upaya pemberantasan buta aksara Al-Qur'an, baik bagi masyarakat maupun anak-anak di wilayah kerja masing-masing," ujarnya.
Ia juga menyoroti meningkatnya angka perceraian di Kabupaten Banggai. Menurutnya, keberadaan majelis taklim memiliki peran strategis dalam memberikan pembinaan keagamaan dan penguatan ketahanan keluarga.
"Kami berharap majelis taklim dapat menjadi wadah pembinaan yang mampu menjaga keutuhan rumah tangga, memberikan pemahaman keagamaan yang baik, serta mencegah terjadinya perceraian yang bertentangan dengan nilai-nilai agama," tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Banggai berharap sinergi antara pemerintah, tokoh agama dan majelis taklim dapat terus diperkuat dalam membangun masyarakat yang religius, berakhlak mulia serta memiliki kemampuan membaca dan memahami Al-Qur'an dengan baik.

.jpeg)
