Logo
15 September 2026 22:57:28 91

Sinergi Ulama dan Pemerintah di Buol: Momentum Penutupan Maulid Arba’in Serukan Perdamaian dan Doa Minta Hujan

Ket: Acara Penutupan Maulid Arba’in Nabi Muhammad SAW di Mesjid Ar-Raihan, Kelurahan Kampung Bugis.


Buol (Kemenag Sulteng) – Kepala Sub Bagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol, Andi Ridwan, mewakili Kepala Kantor Kemenag Buol, menghadiri acara Penutupan Maulid Arba’in Nabi Muhammad SAW di Mesjid Ar-Raihan, Kelurahan Kampung Bugis, Selasa (15/9/2026).

Acara keagamaan yang berlangsung khidmat tersebut dihadiri oleh ulama terkemuka, Habib Idrus bin Salim Alaydrus, serta turut dihadiri oleh Wakil Bupati Buol, Muhammad Nasir DJ. Daimaroto, beserta unsur jajaran pemerintah daerah dan masyarakat setempat.

Pesan Sentral Habib Idrus: Istighfar dan Shalat Istisqa di Tengah Kekeringan

Dalam tausiyahnya, Habib Idrus bin Salim Alaydrus menyampaikan pesan mendalam terkait kondisi alam saat ini. Ia mengungkapkan bahwa berkumpulnya umat pada kegiatan tersebut membawa satu harapan yang sama, yaitu memohon ridha dan belas kasih Allah SWT agar menurunkan hujan rahmah-Nya ke atas bumi yang mulai kering kerontang.

"Kita dianjurkan untuk melaksanakan Shalat Istisqa, sebuah ibadah yang diajarkan Rasulullah SAW ketika suatu negeri dilanda paceklik dan kekeringan panjang. Shalat Istisqa bukan sekadar ritual fisik semata, melainkan momentum untuk beristighfar, mengakui dosa, dan merendahkan diri di hadapan Sang Pencipta," ujar Habib Idrus.

Ia kemudian menyitir firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surah Nuh ayat 10-11:

"Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat kepadamu."

Permusuhan sebagai Penghalang Turunnya Rahmat

Lebih lanjut, Habib Idrus mengingatkan jemaah bahwa salah satu penghalang utama datangnya rahmat Allah—termasuk tertahannya air hujan dari langit—adalah dosa permusuhan dan perkelahian antar sesama manusia. Menurutnya, tidaklah logis meminta hujan kasih sayang (rahmah) dari Allah, sementara manusia di bumi masih saling membenci, mencaci, dan gemar berkelahi.

Beliau menegaskan hal ini dengan mengutip hadis riwayat HR. Muslim mengenai pintu surga yang dibuka pada hari Senin dan Kamis:

"Maka semua hamba yang tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apa pun akan diampuni dosanya, kecuali seseorang yang antara dirinya dan saudaranya terjadi permusuhan. Lalu dikatakan: 'Tangguhkanlah kedua orang ini sampai mereka berdamai...'"

"Jika ampunan Allah saja tertahan karena kita saling bermusuhan, maka begitu pula dengan tetesan air hujan yang kita harapkan. Perkelahian, tawuran, dan konflik sesama umat manusia hanya akan mengundang murka Allah dan menjauhkan kita dari keberkahan bumi," tambahnya.

Ajakan Mengeringkan Ego dan Menjaga Kedamaian

Di akhir ceramahnya, Habib Idrus menekankan bahwa Islam adalah agama kedamaian. Seorang muslim yang baik adalah mereka yang mampu menjaga lisan dan tangannya agar tidak menyakiti orang lain. Beliau mengajak masyarakat menjadikan momen kekeringan alam ini sebagai sarana untuk "mengeringkan" ego dan rasa benci di dalam hati, lalu membasahinya dengan rasa saling memaafkan.

"Sebelum kita menegakkan Shalat Istisqa, mari kita luruskan saf di antara kita, jabat tangan saudara kita, dan buang jauh-jauh rasa dendam. Mari kita bersatu, saling menyayangi, dan bersama-sama mengetuk pintu langit dengan hati yang bersih. Insya Allah, jika bumi dipenuhi dengan kedamaian antarsesama, langit pun tidak akan pelit untuk mencurahkan rahmat-Nya," tutup Habib Idrus.

Apresiasi Kemenag Buol

Sementera itu dalam kesempatannya, Kasubag TU Kemenag Buol, Andi Ridwan, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini serta isi tausiyah yang sangat relevan dengan situasi daerah saat ini. Peringatan Maulid Nabi diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antarmasyarakat serta memperkuat sinergi antara ulama, umara (pemerintah), dan instansi vertikal demi mewujudkan Kabupaten Buol yang harmonis, damai, dan religius.

Penutupan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kelurahan Bugis ini diikuti dengan antusias oleh tokoh agama, tokoh masyarakat setempat, serta ratusan jemaah yang memadati Masjid Ar-Raihan hingga akhir acara.

HUBUNGI KAMI

JL. Prof Moh Yamin, Birobuli Utara, Kec. Palu Selatan Kota Palu, Sulawesi Tengah 94231

0811-5880-7272

kanwilsulteng@kemenag.go.id

TAUTAN TERKAIT

CHAT KAMI (Klik Sekarang)

Beranda

Download Informasi Penting

PPID

Permohonan Data

IKUTI KAMI
Statistik Pengunjung
User Aktif (Realtime)
0
Total Hari Ini 0
Total Kemarin 951
Total Bulan Ini 11,195
Total Keseluruhan 421,429
Updated 12:30:08 AM Auto 30s