
Pembinaan Guru PAK Dalam Rangka Peningkatan Kompetensi

Ket: Kakankemenag saat memberikan sambutan
Palu (Kemenag Sulteng) --- Kementerian Agama Kota Palu melalui Penyelenggara Bimas Kristen menyelenggarakan Pembinaan Guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam rangka Peningkatan Kompetensi Guru, di Hotel Grand Duta, Senin (21/03/2022).
Kepala Kantor Kementerian Agama, Nasruddin L. Midu menilai, kegiatan ini untuk memberikan wasasan para Guru SD/SMP/SMA/SMK.
“Kita tidak boleh berpuas diri dengan gelar walaupun kita sudah meraih gelar sarjana sampai dengan doktor dibidang teologi, karena ilmu itu sangat luas, perlu kita memahami ilmu-ilmu baik dari sudut pendekatan tekstual maupun sudut pendekatan kontekstual,” pesannya.
Nasruddin mengajak para guru untuk mengikuti perkembangan informasi baik di dunia maya maupun didunia nyata, namun dirinya mengajak para guru untuk bisa memfilter informasi-informasi yang tidak akurat serta bermuatan ujaran kebencian dan intoleransi yang beredar belakangan ini.
“Kalo kita Guru dilingkup Kemenag harus mampu menahan diri dan tidak terpengaruh atas provokasi dan isu-isu liar yang beredar di medsos, seperti yang viral saat ini, seseorang yang meyarankan penghapusan ayat-ayat Al-Qur’an,” tegasnya.
Dirinya menilai, hal ini merupakan bentuk ketidakpahaman oknum tesebut tentang kandungan ayat-ayat Al-Qur’an dan lingkungan Pondok Pesantren. “Beliau salah kamar (bukan urusannya) dalam memberikan saran penghapusan ayat Al-Qur’an. Usulannya untuk mengganti kurikulum di ponpes dan madrasah juga saya nilai keliru, pondok pesantren telah melahirkan banyak tokoh bangsa yang moderat, seperti Alm. Gus Dur yang sering disebut sebagai sosok Guru Bangsa, sering juga disebut sebagai Bapak Pluralisme,” jelasnya.
Nasruddin mengatakan, Al-Qur’an sebagai Kitabullah, Firman Allah SW.T yang tidak bisa dikurangi atau ditambahkan, yang tidak ada versi Indonesia maupun versi negara lainnya.
“Al-Qur’an itu berlaku secara universal, jangankan ayat, satu huruf saja yang hilang atau ditambahkan akan ketahuan, karena ada jutaaan orang yang menghafal Al-Qur’an,” tuturnya.
Hal-hal mengenai toleransi ini yang diharapkan Nasruddin bisa menjadi wawasan bagi para guru, bukan hanya para guru PAK, namun juga bagi guru agama dan mata pelajaran lainnya untuk saling memahami dan menghindari sikap intoleransi antar anak bangsa.
Acara yang digelar oleh ASN pada Penyelengra Bimas Kristen ini dihadiri oleh 30 Guru PAK tingkat SD/SMP/SMA/SMK dan menghadirkan tiga orang pemateri.
(Fuad)
- 1 SE Menteri Agama No 2 Tahun 2025 tentang Panduan Penyelenggaraan Ibadah Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1446 H
- 2 SE KPK Nomor 7 tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Hari Raya
- 3 Pemberitahuan Uji Kompetensi Pranata Komputer, Statistisi, dan Asisten Statistisi Tahap I
- 4 SE Sekretaris Jenderal Nomor SE.12 Tahun 2025 tentang Efisiensi Anggaran Kementerian Agama Tahun 2025 dan Efektivitas Pelaksanaan Tugas dan Fungsi Kementerian Agama
- 5 Keputusan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 244 Tahun 2025 tentang Program Prioritas Menteri Agama Tahun 2025-2029