Kanwil Kemenag Sulteng Kawal Pelaksanaan PHTC untuk Perkuat Sarpras Madrasah
Ket: Tim sarana dan prasarana saat melakukan monitoring PHTC disalah satu Madrasah.
Palu (Kemenag Sulteng) - Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Tengah terus melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) bidang pendidikan madrasah. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan pembangunan dan rehabilitasi sarana prasarana madrasah berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat optimal bagi peserta didik.
Ketua Tim Sarana dan Prasarana Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah, Muhammad Rusli mengatakan, monitoring dilakukan secara berkala melalui kunjungan lapangan ke sejumlah madrasah penerima PHTC di kabupaten/kota.
“Bagi kami di bidang sarana dan prasarana, pengawasan PHTC dilakukan dengan turun langsung ke lapangan untuk melihat dan mengevaluasi pekerjaan, baik pembangunan gedung baru maupun rehabilitasi gedung,” ujarnya pada Senin, 24/8/2026
Ia menjelaskan, pelaksanaan PHTC melibatkan koordinasi dengan Balai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sesuai mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah. Koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan pembangunan sarana prasarana madrasah dapat terlaksana dengan baik.
“Anggaran PHTC bersumber dari Kementerian Agama. Sesuai Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025, pelaksanaannya dilakukan melalui Balai PUPR. Karena itu, koordinasi dan komunikasi antara pihak terkait terus kami lakukan,” jelasnya.
Menurutnya, sinergi antarlembaga diperlukan agar pelaksanaan pembangunan dapat berjalan efektif dan memberikan hasil yang sesuai dengan kebutuhan madrasah. Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah juga terus melakukan pemantauan sebagai bagian dari fungsi koordinasi dan pengawasan program di daerah.
Ia berharap pelaksanaan PHTC ke depan semakin efektif sehingga manfaat pembangunan dapat segera dirasakan oleh madrasah, khususnya peserta didik dan tenaga pendidik.
“Harapan kami, pelaksanaan PHTC ke depan dapat semakin baik, koordinasi semakin kuat, dan fasilitas yang dibangun dapat segera dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran di madrasah,” katanya.
34 Madrasah Penerima PHTC
Pada 2026, terdapat 34 madrasah di Sulawesi Tengah yang menerima bantuan PHTC sebagai program multiyears sejak 2025. Jumlah tersebut terdiri atas enam madrasah negeri dan 28 madrasah swasta.
Sebanyak 72 madrasah sebelumnya mengusulkan bantuan PHTC. Setelah melalui proses penetapan sesuai kriteria program, sebanyak 34 madrasah ditetapkan sebagai penerima.
Penerima bantuan tersebar melalui beberapa paket pekerjaan, yakni paket madrasah negeri sebanyak enam madrasah, paket Sigi sebanyak 12 madrasah, paket Donggala–Tolitoli sebanyak sembilan madrasah, serta paket Tojo Una-Una sebanyak tujuh madrasah.
Adapun bentuk pembangunan dan rehabilitasi melalui PHTC meliputi ruang kelas, ruang guru atau kepala madrasah, aula, mess guru, toilet, serta revitalisasi sarana dan prasarana madrasah.
Penetapan penerima bantuan mempertimbangkan sejumlah kriteria, antara lain memiliki sekurang-kurangnya 60 peserta didik, terdaftar dalam sistem EMIS, memiliki status lahan yang tidak dalam sengketa, serta memiliki minimal satu bangunan dengan kondisi rusak berat.
Perhatian terhadap Madrasah Terdampak Gempa
Selain pelaksanaan PHTC, kondisi sarana prasarana madrasah yang terdampak gempa bumi juga menjadi perhatian Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah.
Gempa bermagnitudo 6,7 yang terjadi pada 16 Juni 2026 berdampak pada sejumlah fasilitas pendidikan, di antaranya MAN Insan Cendekia Kota Palu, MAN 1 Poso, dan beberapa madrasah lainnya.
Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah terus berkoordinasi dengan pihak terkait dalam melakukan pemantauan kondisi sarana prasarana madrasah terdampak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan fasilitas pendidikan tetap aman dan mendukung keberlangsungan proses pembelajaran.
Melalui monitoring, evaluasi, dan penguatan koordinasi lintas instansi, pelaksanaan PHTC diharapkan dapat mendukung percepatan pemenuhan sarana dan prasarana pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas layanan pembelajaran di madrasah Sulawesi Tengah.
.jpg)