Madrasah Jadi Pilihan Utama, Kakanwil Lepas Siswa MTsN 2 Palu
Ket: Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah, Dr. H. Junaidin, S.Ag., MA.
Palu (Kemenag Sulteng) - Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah, Junaidin, menegaskan bahwa madrasah kini telah menjadi pilihan utama masyarakat dalam memperoleh pendidikan yang berkualitas dan berkarakter. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri pelepasan 218 siswa dan siswi Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Kota Palu yang berlangsung di Gedung Almusinin, Kompleks Alkhairaat Pusat Palu, Kota Palu. Sabtu, (23/05/2026).
Kegiatan pelepasan bertema “Mengukir Sejarah, Menembus Batas, Terangi Dunia” itu turut dihadiri Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tengah yang juga Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, Kepala Kemenag Kota Palu, Kepala Seksi Pendidikan Islam Kemenag Kota Palu, para kepala madrasah negeri jenjang MIN, MTsN, dan MAN se- Kota Palu, Pengawas Kota Palu, Ketua Komite MTsN 2 Kota Palu, Ketua Wanita Islam Alkhairaat Pusat Palu, serta para orang tua siswa.
Dalam sambutannya, Junaidin menyampaikan bahwa hubungan antara guru dan peserta didik bukan sekadar hubungan belajar mengajar, melainkan hubungan emosional layaknya orang tua dan anak.
“Kalau orang tua membesarkan fisik dan jasmani anak-anaknya, maka guru menumbuhkan akhlak serta mendidik mereka agar memiliki ilmu pengetahuan. Guru memiliki peran penting dalam penanaman nilai, moral, dan karakter,” ujarnya.
Ia mengatakan, kedekatan tersebut terlihat dari suasana haru saat pelepasan siswa berlangsung. Menurutnya, para guru tidak hanya menjadi pendidik di ruang kelas, tetapi juga teladan di tengah masyarakat.
Junaidin juga memberikan motivasi kepada para siswa agar terus berani bermimpi dan tidak cepat merasa puas dengan pencapaian yang diraih saat ini. Ia meminta para lulusan menjadikan momentum pelepasan sebagai titik balik untuk lebih bersemangat meraih prestasi di masa depan.
“Saya ingin anak-anakku semua mampu bergerak, mengambil keputusan, dan menentukan sikap untuk kehidupan masa depannya. Jangan berhenti pada zona nyaman yang dirasakan hari ini,” katanya.
Ia menjelaskan bahwa madrasah merupakan lembaga pendidikan formal berciri khas Islam yang memadukan kurikulum nasional dan kurikulum keagamaan. Karena itu, madrasah tidak hanya mencetak generasi yang unggul secara intelektual, tetapi juga melahirkan generasi yang berakhlak, bermoral, dan memiliki karakter kuat.
Menurutnya, keberadaan madrasah saat ini semakin mendapat kepercayaan masyarakat karena mampu menghadirkan pendidikan yang seimbang antara ilmu pengetahuan dan pembinaan karakter.
“Madrasah sekarang ini bukan lagi tempat pendidikan cadangan, tetapi telah menjadi pilihan utama masyarakat,” tegasnya.

.jpeg)
.jpeg)
.jpeg)
