Tujuh Kepala KUA Morowali Dilantik, Siap Perkuat Pelayanan Keagamaan
Ket: Proses Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan
Morowali (Kemenag Sulteng) - Tujuh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Morowali dilantik secara serentak bersama 100 Kepala KUA se-Sulawesi Tengah, Senin (24/8/2026). Penugasan baru tersebut diharapkan memperkuat pelayanan dan pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.
Pelantikan dilakukan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulteng, Junaidin, melalui Zoom dan diikuti jajaran Kemenag Morowali dari Aula Kantor Kemenag Morowali.

Tujuh Kepala KUA Morowali yang dilantik mendapat penugasan baru di sejumlah kecamatan. Mereka yakni Suhaif, yang sebelumnya menjabat Kepala KUA Kecamatan Witaponda, kini menjadi Kepala KUA Kecamatan Bungku Tengah; Nanang Zainul Arif, dari Kepala KUA Kecamatan Bungku Barat menjadi Kepala KUA Kecamatan Bumi Raya; Mahyudin, dari Kepala KUA Kecamatan Bungku Timur menjadi Kepala KUA Kecamatan Bungku Barat; serta Suhardin Alaudin, dari Kepala KUA Kecamatan Bungku Selatan menjadi Kepala KUA Kecamatan Bungku Timur.
Selanjutnya, Sudarmin Hadadi, yang sebelumnya merupakan Penghulu Ahli Muda pada KUA Kecamatan Bungku Tengah, mendapat tugas tambahan sebagai Kepala KUA Kecamatan Menui Kepulauan. Burhanuddin, dari Kepala KUA Kecamatan Menui Kepulauan menjadi Kepala KUA Kecamatan Bungku Selatan.
Sementara Ashraf Amrullah, yang sebelumnya bertugas sebagai Penyuluh Agama Islam Ahli Pertama pada KUA Kecamatan Bumi Raya, mendapat tugas tambahan sebagai Kepala KUA Kecamatan Witaponda.
Dalam arahannya, Kakanwil Kemenag Sulteng Junaidin, menyampaikan bahwa tugas Kepala KUA tidak sebatas melayani urusan pernikahan. Kepala KUA memiliki tanggung jawab yang lebih luas dalam memberikan pelayanan dan pembinaan berbagai aspek kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.
Karena itu, Kepala KUA dituntut mampu hadir sebagai pelayan, pembina, sekaligus penggerak kehidupan keagamaan di wilayah kerjanya.

Sejalan dengan arahan tersebut, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Morowali, Marwiah, mendorong para Kepala KUA yang baru dilantik untuk memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang dekat dengan masyarakat.
"Kami harap para Kepala KUA yang baru dilantik agar dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat peran KUA sebagai pusat layanan keagamaan yang dekat dengan masyarakat," ujar Marwiah.
Penguatan tersebut mencakup pelayanan publik dan pembinaan kehidupan keagamaan di masing-masing wilayah kerja, sehingga keberadaan KUA dapat semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
