ZAENAL ABIDIN: KEMENAG MENJAWAB HARAPAN CALON JAMAAH HAJI
Ket:
ZAENAL ABIDIN: KEMENAG MENJAWAB HARAPAN CALON JAMAAH HAJI
Walaupun cuaca kota sangat mendung, manasik pertama tingkat kab. Banggai tahun 1440 H, sebanyak 243 calon jamaah haji di masjid agung An-nur luwuk, selain jamaah haji para pengantar sangat hikmad mendengarkan seluruh penyampaian dari Kasi penyelenggara haji dan umrah H. Asri Abasa.
Pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) adalah wujud bukti keseriusan memberikan kemudahan segala urusan masyarakat demi tercapainya pengharapan bersama. Inilah bukti Inovasi kementerian agama untuk mengefisienkan waktu untuk menjadi makin baik. Kementerian agama khususnya pada bagian haji dengan aktifitas sangat tinggi, sekarang mampu berbuat banyak untuk calon jamaah ketika sudah berada di Mekkah.
Kemenag telah mampu menjawab keinginan masyarakat misalnya pada persoalan penginapan yang dulunya jarak untuk beribadah cukup jauh mulai tahun ini kemudahan jarak penginapan dan tempat ibadah tidak lagi melelahkan sekitar 2 hingga 3 kilometer dengan mekkah, yang dulunya hanya diberikan kipas angin sekarang tiap ruangan istirahat full AC, tidak sampai disitu suasana keindonesiaan makin terasa dengan penyajian masakan khas negeri sendiri.
Garis besar 12 Inovasi Kemenag dalam PHJ yaitu: Fast track untuk semua embarkasi, penomoran tenda di Arafah dan Mina, sinkronisasi regu/rombongan dengan transportasi udara, penggunaan AC pada tenda di Arafah, kloter berbasis embarkasi, zonasi akomodasi jemaah, katering citarasa daerah, manajemen manasik petugas badal dan safari wukuf, termasuk cadangan badal, optimalisasi penugasan saat Armina, beban kerja, penempatan pos stasioner di jalur jamarat, pelaporan dan monitoring jemaah berbasis TIK (rekam jejak ibadah, informasi jemaah, check in/out, tanazzul, pelaporan katering dan penempatan), dan manajemen krisis.
Penjelasan tersebut disampaikan Kasubag TU Zaenal abidin selaku pelaksana harian Kakankemenag kab. Banggai membuka acara dan sangat berharap kepada calon jamaah haji untuk selalu fokus khususnya kegiatan manasik agar selalu dihadiri sehingganya pengetahuan tata cara haji sangat dipahami yang insya Allah menjadi haji mabrur.
Penulis: Abduh (Humas Kemenag)