PMR MAN 2 Kota Palu Borong Sembilan Prestasi di Cross Country Ke-XIII
Ket: PMR MAN 2 Kota Palu dalam Cross Country ke- XIII di SMK Negeri 2 Palu
Palu (Kemenag Sulteng) - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peserta didik Madrasah Aliya Negeri (MAN) 2 Kota Palu melalui kontingen Palang Merah Remaja (PMR) dalam Cross Country Ke-XIII yang diselenggarakan PMR SMK Negeri 2 Palu, 11–13 September 2026. Kontingen PMR MAN 2 Kota Palu berhasil membawa pulang sembilan prestasi, terdiri atas enam Juara I, dua Juara II, dan satu Juara III. Rabu, (16/9/2026)
Capaian tersebut diraih melalui berbagai kategori perlombaan yang menguji keterampilan, pengetahuan, kekompakan, kedisiplinan, serta kepedulian peserta terhadap nilai-nilai kepalangmerahan dan kemanusiaan. Kegiatan mengusung tema “Satukan Aksi, Kuatkan Solidaritas, Junjung Tinggi Kemanusiaan”.
Enam Juara I diraih pada kategori Pertolongan Pertama Tim 2, Kepalangmerahan Tim 1, Donor Darah Siswa (DORAS) Tim 1, Tandu Darurat Tim 1, Kesehatan Remaja (KESJA) Tim 1, serta Senam CTPS Tim 2.
Sementara itu, Juara II diraih pada kategori Kepemimpinan Tim 1 dan Tandu Darurat Tim 2. Adapun Juara III diraih pada kategori Perawatan Keluarga (PK) Tim 1.
Rangkaian prestasi tersebut menjadi capaian positif bagi MAN 2 Kota Palu, sekaligus menunjukkan kemampuan peserta didik dalam mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan kepalangmerahan. Keikutsertaan dalam kompetisi juga menjadi sarana untuk melatih kerja sama, kedisiplinan, kepedulian sosial, dan kesiapsiagaan dalam membantu sesama.
Kepala MAN 2 Kota Palu, Taufik, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas capaian yang berhasil diraih peserta didik. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil dari kesungguhan, latihan, kekompakan, serta komitmen peserta didik dalam membawa nama baik madrasah.
“Alhamdulillah, kita bersyukur atas prestasi yang diraih anak-anak kita dalam Cross Country Ke-XIII. Raihan sembilan prestasi ini tentu menjadi kebanggaan bagi madrasah. Ini menunjukkan bahwa peserta didik MAN 2 Kota Palu tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu menunjukkan keterampilan, kepedulian sosial, kerja sama, dan semangat kemanusiaan. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta didik dan menyampaikan terima kasih kepada Pembina PMR yang telah mendampingi dan membina anak-anak dengan penuh kesungguhan,” ungkapnya.
Taufik berharap capaian tersebut tidak berhenti sebagai sebuah prestasi, tetapi menjadi pengalaman yang membentuk karakter peserta didik agar semakin peduli, tangguh, disiplin, serta memiliki kepekaan terhadap lingkungan dan sesama.
Pembina PMR MAN 2 Kota Palu, Kirana Putri Arianty, mengungkapkan rasa bangga atas perjuangan peserta didik yang telah memberikan kontribusi terbaik selama mengikuti seluruh rangkaian kompetisi.
“Sebagai pembina, saya merasa sangat bangga melihat perjuangan anak-anak. Banyaknya prestasi yang berhasil diraih merupakan hasil dari kontribusi mereka masing-masing. Setiap tim memberikan kemampuan terbaiknya, saling mendukung, dan bekerja sama dengan baik. Bagi saya, sembilan prestasi ini bukan hanya tentang juara, tetapi juga tentang proses, kekompakan, kedisiplinan, dan keberanian anak-anak untuk memberikan yang terbaik,” tuturnya.
Kirana berharap pengalaman mengikuti Cross Country Ke-XIII dapat menjadi bekal bagi peserta didik untuk terus berkembang dan semakin percaya diri dalam mengikuti berbagai kegiatan kepalangmerahan maupun kegiatan kemanusiaan lainnya.
Keberhasilan kontingen PMR MAN 2 Kota Palu dalam Cross Country Ke-XIII menjadi bagian dari upaya madrasah dalam mengembangkan potensi peserta didik melalui kegiatan ekstrakurikuler. Selain menghasilkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat karakter, solidaritas, kepedulian sosial, dan semangat kemanusiaan peserta didik.
Capaian sembilan prestasi tersebut sekaligus menjadi motivasi bagi keluarga besar MAN 2 Kota Palu untuk terus memberikan ruang bagi peserta didik dalam mengembangkan minat, bakat, dan keterampilan, sehingga mampu berprestasi sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.