Tingkatkan Kemampuan Tata Kelola Acara, OSIM-MPK MAN 2 Kota Palu Gelar Pelatihan Protokoler
Ket: Pemateri dari Pemerintah Kota Palu bersama Pembina OSIm dan Peserta
Palu, – Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) bersama Majelis Perwakilan Kelas (MPK) MAN 2 Kota Palu sukses menggelar Pelatihan Keprotokoleran bagi perwakilan pengurus dari 11 ekstrakurikuler. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Kholil Bisri MAN 2 Kota Palu pada Kamis (6/8/2026) ini menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, yaitu Dewi Sukriyani, S.E., M.M., Kasubag Protokol Sekretariat Daerah Kota Palu.
Sosok yang dikenal sebagai pemandu acara (Master of Ceremony) handal dalam berbagai upacara kedaerahan maupun seremonial Pemerintah Kota Palu tersebut hadir memberikan pembekalan langsung kepada para siswa.
Pelatihan ini digagas sebagai langkah strategis untuk membekali para pengurus ekstrakurikuler dengan pemahaman komprehensif mengenai tata tempat, tata upacara, tata etika, serta tata penghormatan dalam agenda resmi. Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengasah keterampilan public speaking dan komunikasi para peserta, sehingga membekali siswa dengan kemampuan berbicara di depan umum secara jelas, percaya diri, dan terstruktur.

Dalam pemaparannya, Dewi Sukriyani, S.E., M.M., menguraikan pentingnya penguasaan etika protokoler dan teknik komunikasi dalam menjaga kekhidmatan serta kelancaran suatu acara.
"Protokoler bukan sekadar memandu acara, melainkan seni mengatur seluruh alur kegiatan agar berjalan tertib, presisi, dan penuh penghormatan. Saya sangat mengapresiasi antusiasme para siswa MAN 2 Kota Palu yang sejak dini sudah belajar etika keprotokoleran dan berani mengasah public speaking mereka," ujarnya
Menegaskan pentingnya penerapan isi materi yang di berikan, Pembina OSIM MAN 2 Kota Palu, Nasrul, S.Sos., M.A., menyampaikan bahwa penguasaan keprotokoleran dan public speaking merupakan kebutuhan krusial bagi seluruh pengurus organisasi siswa di madrasah.
"Materi yang disampaikan ini menjadi pijakan vital bagi para siswa di 11 ekstrakurikuler MAN 2 Kota Palu. Pembekalan ini diperuntukkan agar mereka tidak hanya aktif berorganisasi, tetapi juga memiliki standar keprotokoleran yang profesional, santun dalam beretika, serta terampil berkomunikasi saat mengeksekusi setiap agenda kegiatan madrasah," tegasnya
Sepanjang kegiatan di Auditorium Kholil Bisri, para peserta dari 11 ekstrakurikuler tidak hanya menerima materi teoretis, tetapi juga diajak melakukan simulasi langsung, mulai dari praktik menjadi pemandu acara (MC), mengatur susunan acara resmi, hingga latihan berbicara di hadapan publik dengan artikulasi yang jelas.
Melalui pelatihan kolaboratif ini, pihak madrasah optimistis seluruh perwakilan ekstrakurikuler dapat tampil lebih percaya diri dan membawa standar tata kelola acara MAN 2 Kota Palu ke tingkat yang lebih baik dan profesional.