Pramuka MAN 1 Poso Gelar Pengembaraan Tapak Merah 25 Kilometer
Ket: Apel Persiapan Keberangkatan
*Poso, 22 Agustus 2026* — Gugus Depan 303–304 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Poso melalui Ambalan Khalid Bin Walid–Rabi’ah Al Adawiyah menggelar kegiatan *Pengembaraan Tapak Merah Bintang 25 Kilometer*, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan kepramukaan untuk membentuk karakter peserta didik yang tangguh, disiplin, mandiri, serta memiliki semangat kebersamaan.
Kegiatan pengembaraan diikuti oleh *68 peserta* dan didampingi *7 orang pendamping, dengan rute perjalanan **MAN 1 Poso – Masjid Fisabilillah Tokorondo – MAN 1 Poso*. Peserta menempuh perjalanan sejauh kurang lebih 25 kilometer dengan berjalan kaki, sekaligus mengikuti berbagai proses pembinaan selama perjalanan.
Kegiatan tersebut didampingi langsung oleh *Wakamad Kesiswaan MAN 1 Poso, Abd. Hafis, S.Pd., bersama dua pembina Pramuka, yakni **Nur Azizah Amiluddin, S.Pd.I.* dan *Ramsiani Iskandar, S.Pd., serta empat orang pendamping lainnya. Selain itu, aspek kesehatan peserta juga mendapat perhatian melalui keterlibatan **tim kesehatan dari PMR* yang disiagakan selama kegiatan berlangsung.
Untuk memastikan perjalanan berjalan aman dan tertib, unsur *Polsek dan Koramil Poso Pesisir* turut berpartisipasi dalam pengawasan serta pengamanan sepanjang rute pengembaraan. Kehadiran aparat turut memberikan rasa aman kepada peserta dan pendamping, khususnya pada titik-titik perjalanan yang membutuhkan perhatian lebih.
Pengembaraan Tapak Merah Bintang 25 Kilometer tidak hanya menjadi kegiatan fisik, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter. Peserta dilatih untuk mampu menjaga kekompakan, bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan kelompok, serta menyelesaikan perjalanan dengan semangat pantang menyerah.
Melalui kegiatan ini, MAN 1 Poso terus mendorong kegiatan ekstrakurikuler Pramuka sebagai wadah pembentukan generasi muda yang *berkarakter, disiplin, tangguh, peduli, dan memiliki jiwa kepemimpinan*. Diharapkan pengalaman selama pengembaraan dapat menjadi bekal positif bagi peserta dalam menjalani kehidupan di madrasah maupun di lingkungan masyarakat.