Kemenag Banggai Laut Salurkan 202 Paket Santunan pada Lebaran Yatim dan Penyandang Disabilitas 2026
Ket: Foto bersama anak yatim dan penyandang disabilitas
Banggai Laut (Kemenag Sulteng) – Semangat berbagi dan kepedulian sosial kembali mewarnai pelaksanaan Festival Lebaran Yatim dan Santunan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Laut di Ruang Pertemuan Kantor Kemenag setempat, Kamis (25/06/2026), bertepatan dengan 10 Muharram 1448 Hijriah.
Kegiatan yang mengangkat tema “Pesan Inklusif dari Jiwa Anak untuk Negeri” serta “Menebar Maslahat, Menguatkan Umat” ini merupakan bagian dari program nasional Kementerian Agama Republik Indonesia yang dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah Indonesia dalam rangka menyemarakkan bulan Muharram sebagai bulan kepedulian dan berbagi.
Pada kesempatan tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Banggai Laut menyalurkan sebanyak 202 paket santunan kepada anak yatim dan penyandang disabilitas yang tersebar di berbagai wilayah Kabupaten Banggai Laut.
Bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan kebahagiaan sekaligus menjadi wujud perhatian dan kasih sayang kepada mereka yang membutuhkan.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Banggai Laut, H. Riatman A. Nursin, menyampaikan bahwa peringatan 10 Muharram tidak hanya menjadi momentum spiritual bagi umat Islam, tetapi juga sarana untuk memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan saudara-saudara penyandang disabilitas. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam membangun masyarakat yang inklusif, peduli, dan penuh kasih sayang,” ungkapnya.
Menurutnya, perhatian terhadap anak yatim dan penyandang disabilitas merupakan bagian dari implementasi ajaran agama yang menekankan pentingnya kepedulian terhadap sesama, terutama kelompok yang membutuhkan dukungan dan perhatian lebih dari masyarakat.
Lebih lanjut, Riatman menegaskan bahwa keberhasilan program-program sosial tidak dapat terwujud tanpa adanya kolaborasi yang kuat, Oleh karena itu, sinergi dan gotong royong perlu terus diperkuat agar manfaat yang dirasakan masyarakat semakin luas dan berkelanjutan.
Melalui Festival Lebaran Yatim dan Santunan Penyandang Disabilitas Tahun 2026 ini, Kementerian Agama berharap semangat berbagi dan kepedulian sosial terus tumbuh di tengah masyarakat, sehingga terwujud kehidupan yang harmonis, inklusif, serta penuh keberkahan bagi seluruh lapisan masyarakat. (MH)









