
MAN Buol Laksanakan AKMI Periode ke-4 dengan Antusiasme Tinggi

Ket: Siswa MAN Buol Peserta AKMI Tahun 2024
(MAN Buol Kemenag Sulteng) - Pelaksanaan Asesmen Kompetensi Madrasah Indonesia (AKMI) di MAN Buol berlangsung dengan sukses, dimulai sejak tanggal 27 hingga 28 Agustus 2024. MAN Buol, sebagai salah satu madrasah piloting AKMI, melaksanakan asesmen ini pada periode ke-4 di Laboratorium Komputer.
Sebanyak 52 siswa kelas XI terlihat antusias mengikuti agenda nasional ini, yang dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama dimulai pada pukul 07.00 hingga 10.00 dengan 26 siswa, sementara sesi kedua berlangsung dari pukul 10.30 hingga 13.30 dengan 26 siswa lainnya.
Kepala MAN Buol, Salman Dj Adjud, menjelaskan bahwa AKMI merupakan alat ukur penting untuk menilai kompetensi mendasar siswa madrasah, termasuk siswa MA, dalam upaya mengembangkan kapasitas diri dan berpartisipasi positif dalam masyarakat.
"Asesmen ini menggunakan metode penilaian yang komprehensif untuk mendiagnosis kelebihan dan kelemahan siswa pada literasi membaca, literasi numerasi, literasi sains, dan literasi sosial budaya," ujar Salman. Lebih lanjut, ia menekankan bahwa hasil asesmen ini akan membantu guru dan madrasah untuk memperbaiki layanan pendidikan yang dibutuhkan siswa, serta sebagai dasar untuk menyusun rancangan pembelajaran yang lebih efektif.
Panitia pengawas AKMI, Jumawati, menjelaskan bahwa pada hari pertama asesmen, para peserta mengerjakan soal literasi membaca dan literasi sains. Sementara itu, pada hari kedua, mereka menjawab soal literasi numerasi dan literasi sosial budaya. Setiap peserta harus menyelesaikan tiga tahap soal dengan durasi 24 menit per tahap.
Dalam literasi membaca, siswa diuji kemampuannya untuk memahami, menggunakan, mengevaluasi, dan merefleksikan berbagai jenis teks guna menyelesaikan masalah dan mengembangkan kapasitas individu.
Sementara itu, dalam literasi sains, siswa diuji pengetahuan dan kecakapan ilmiahnya, termasuk kemampuan untuk mengidentifikasi pertanyaan, memperoleh pengetahuan baru, menjelaskan fenomena ilmiah, serta membuat kesimpulan berdasarkan fakta. "Ini juga mencakup pemahaman tentang bagaimana sains dan teknologi mempengaruhi manusia dan lingkungan," tambah Jumawati. Pelaksanaan AKMI di MAN Buol diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam peningkatan kualitas pendidikan di madrasah. (SH-MANBiau)
- 1 Pengumuman Seleksi Calon Anggota BAZNAS Periode 2025–2030
- 2 Pengumuman dan Pemanggilan Peserta Uji Kompetensi Manajerial dan Sosial Kultural Perpindahan ke dalam Jabatan Fungsional Penyuluh Hukum melalui Perpindahan Dari Jabatan Lain (PDJL)
- 3 Penilaian Evaluasi Kinerja pada Aplikasi e-Kinerja BKN
- 4 Penawaran pelatihan Third Country Training Programme (TCTP) JICA-MTCP 2025: Cybersecurity in Digital Economy.
- 5 Panduan Kurikulum Berbasis Cinta