Semarak Sumpah Pemuda di MIN Buol, Plh. Kakankemenag Ajak Generasi Muda Hadapi Tantangan Globalisasi dengan Akhlak Mulia
Ket: Foto bersama siswa MIN Buol dengan Plh. Kankemenag Buol
Suasana penuh semangat dan kebinekaan mewarnai pelaksanaan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Buol, Selasa (27/10/2026). Mengenakan beragam pakaian adat daerah dan kostum profesi, para siswa tampil antusias mengikuti kegiatan yang menjadi momentum menanamkan nilai persatuan, cinta tanah air, serta semangat membangun masa depan bangsa.
Upacara tersebut dihadiri oleh Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol, Isman, S.Pd.I., M.H., bersama sejumlah staf Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol. Kehadiran jajaran Kemenag Buol menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan karakter kebangsaan dan pembinaan generasi muda melalui pendidikan madrasah.

Dalam amanatnya, Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol, Isman, menegaskan bahwa semangat kepemudaan tidak hanya menjadi milik mereka yang telah beranjak dewasa, tetapi juga harus mulai tumbuh dalam diri anak-anak yang sedang menempuh pendidikan di tingkat sekolah dasar.
Menurutnya, tantangan generasi muda pada masa kini telah mengalami perubahan. Jika dahulu perjuangan pemuda identik dengan upaya melawan penjajahan, kini generasi muda dihadapkan pada tantangan globalisasi, perkembangan zaman, serta tuntutan untuk mampu beradaptasi dan bersaing secara positif di tengah perubahan dunia.

Ia mengajak para siswa MIN Buol untuk mempersiapkan diri sejak dini melalui pendidikan, pengembangan potensi, dan penguatan karakter. Semangat Sumpah Pemuda hendaknya tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi diwujudkan melalui kesungguhan belajar, keberanian mengembangkan kemampuan, serta tekad untuk memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya menumbuhkan sikap saling menghargai di tengah keberagaman budaya, tradisi, dan latar belakang masyarakat Indonesia. Perbedaan, menurutnya, bukanlah alasan untuk terpecah belah, melainkan kekayaan yang harus dirawat melalui semangat persatuan dan kebersamaan.

Tak kalah penting, ia mengingatkan para siswa agar senantiasa menjaga akhlaqul karimah dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak mulia tidak hanya diwujudkan melalui perilaku baik terhadap sesama manusia, tetapi juga melalui kepedulian terhadap alam dan lingkungan sekitar.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi muda yang diharapkan mampu memajukan bangsa bukan sekadar generasi yang unggul dalam ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian sosial, serta tanggung jawab moral.
Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Plh. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buol juga menyerahkan secara simbolis piala bergilir dan sertifikat piagam penghargaan kepada Kepala MIN Buol, Jasman, S.Pd. Penyerahan ini menjadi bagian dari apresiasi atas capaian dan partisipasi madrasah dalam kegiatan yang berkaitan dengan pengembangan potensi serta prestasi peserta didik.

Semarak peringatan Hari Sumpah Pemuda semakin terasa melalui penampilan seni dan atraksi dari berbagai kegiatan ekstrakurikuler MIN Buol. Para siswa menampilkan keterampilan yang telah mereka kembangkan melalui ekstrakurikuler Pramuka, tari, rebana, pentas drama, drum band, dan Palang Merah Remaja (PMR).
Ragam penampilan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi para peserta dan tamu undangan, tetapi juga menunjukkan bahwa madrasah merupakan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan bakat, kreativitas, kedisiplinan, kerja sama, dan kepercayaan diri.
Melalui peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, MIN Buol berharap nilai-nilai persatuan, semangat kebangsaan, dan akhlak mulia semakin tertanam dalam diri peserta didik. Sebab, masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh seberapa tinggi ilmu yang dikuasai generasi mudanya, tetapi juga oleh seberapa kuat karakter dan kepedulian mereka dalam menjaga persatuan serta membangun kehidupan yang lebih baik.
Dari madrasah, semangat Sumpah Pemuda terus dirawat untuk melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak mulia, menghargai keberagaman, dan siap mengambil peran dalam memajukan Indonesia.